Home Nasional Harga Daging Naik, Ganjar Bakal Sidak Langsung Ke Hulu 

Harga Daging Naik, Ganjar Bakal Sidak Langsung Ke Hulu 

Usai mendengar keluhan pedagang terkait harga daging ayam yang terus meroket, Ganjar berencana mengecek langsung ke sumber pemasok ayam mencari tahu penyebab kenaikan harga.

Semarang, 6/6 (BeritaJateng.net) – Beberapa pedagang daging mengeluhkan harga daging ayam yang terus melonjak naik. Seperti yang dilakukan pedagang di relokasi pasar Johar kawasan MAJT, Senin (6/6) sore. Dihadapan Gubernur dan Disperindag Jateng puluhan pedagang mengeluhkan kenaikan daging ayam.

“Ayam sekarang harganya Rp 32ribu, padahal sebelum puasa harga masih dikisaran Rp 28ribu sampai Rp 29ribu,” ujar Mamik Surati salah satu pedagang ayam Broiler di relokasi pasar Johar.

Menurutnya, kenaikan harga sudah dipatok langsung oleh peternak ayam broiler asal Penggaron ini. “Ambil dari Penggaron sudah naik, jadi saya jual naik juga,” ujar penjual daging yang sudah berjualan 30 tahun ini.

Sementara itu, Indrarti pedagang daging yang lain mengaku harga daging sapi juga masih bertahan dengan harga yang cukup tinggi kisaran Rp.
buy tadalafil online healthcoachmichelle.com/wp-content/languages/new/tadalafil.html no prescription

100ribu hingga Rp. 110ribu.

Menanggapi keluhan pedagang, Ganjar berencana mengecek langsung harga dari peternak ayam tersebut.
buy symbicort online healthcoachmichelle.com/wp-content/languages/new/symbicort.html no prescription

“Ternyata ayam naik sudah dari sananya. Kami akan cek langsung dari hulunya,” ujar Ganjar.

Menurutnya, jika dilihat dari harga normal pasaran dalam aplikasi “Sihati” harga daging ayam dan sapi di relokasi pasar Johar masih dianggap wajar. “Kalau kenaikan harga daging ayam solusinya sidak ke hulu apakah ada yang ‘nakal’ atau tidak.
buy viagra online healthcoachmichelle.com/wp-content/languages/new/viagra.html no prescription

Kalau solusi untuk menekan harga daging sapi bisa dengan tambah suplay daging atau operasi pasar,” imbuh Ganjar.

Menurutnya, sesuai data Disperindag Jateng, harga daging di patok Rp. 92.500 untuk daging yang medium, sedangkan daging premium sekitar Rp.100ribu  sampai Rp. 110ribu. “Jateng itu masih surplus loh, coba bayangkan saja kebutuhan daging sapi hanya 39.950 ton sedangkan pasokan 48.519 ton. Kan harusnya masih surplus, kenapa masih banyak yang kekurangan stok? Nah.. ini yang akan kami cek ke hulu,” imbuhnya. (BJ05)