Home Ekbis Harga Beras di Temanggung Naik

Harga Beras di Temanggung Naik

image

Temanggung, 1/12 (Beritajateng.net) – Harga beras di pasar tradisional Temanggung, Jawa Tengah, naik Rp500 per kilogram memasuki musim hujan ini, karena proses pengeringan gabah bertambah panjang.

“Sejak seminggu lalu harga beras mengalami kenaikan Rp500 per kilogram karena pengaruh cuaca,” kata pedagang sembako di Pasar Kliwon Rejo Amertani, Purwati di Temanggung, Senin.

Ia mencontohkan harga beras IR64 semula Rp9.500 per kilogram menjadi Rp10.000 per kilogram. Kenaikan harga beras pada musim hujan ini cukup wajar karena proses pengeringan gabah yang semula hanya dua hari, sekarang bisa tiga hingga empat hari sehingga biaya produksi naik.

Ia mengatakan harga kenaikan bahan bakar minyak beberapa waktu lalu belum berpengaruh terhadap harga kebutuhan pokok.

“Hingga sekarang kenaikan harga BBM belum berpengaruh terhadap harga sembako. Kenaikan harga beras bukan karena kenaikan harga BBM, tetapi akibat pengaruh cuaca,” katanya.

Ia menyebutkan harga telur ayam Rp17.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp10.500 per kilogram, gula pasir Rp10.000 per kilogram, tepung terigu Rp6.000 hingga Rp8.000 per kilogram.

Pedagang daging ayam ras, Siti Komariah mengatakan harga daging ayam ras Rp24.000 hingga Rp25.000 per kilogram, namun harga ternak hidup sudah naik Rp3.000 per kilogram.

“Seharusnya harga daging ayam sudah naik, namun karena daya beli sepi maka harga jual masih bertahan di kisaran Rp24.000 hingga Rp25.000 per kilogram. Dalam kondisi sekarang keuntungan kami sangat mepet, karena mau menaikkan harga dagangan tidak laku,” katanya.(ant/pj)