Home Ekbis Grab Sinergi Pemkot Surakarta Wujudkan Smart City dengan Kendaraan Listrik & Cloud...

Grab Sinergi Pemkot Surakarta Wujudkan Smart City dengan Kendaraan Listrik & Cloud Kitchen

Solo, 11/4 (BeritaJateng.net) – Grab, aplikasi serba bisa terkemuka di Asia Tenggara hari ini mengumumkan kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Surakarta untuk mendukung Solo Smart City, konsep kota yang mengimplementasikan beberapa dimensi yaitu smart governance, smart mobility, smart living dan smart economy.

Kerja sama ini berfokus pada pengembangan berbagai sektor yang memanfaatkan teknologi, dengan memperkuat ekosistem kendaraan listrik dan mendukung digitalisasi UMKM lokal melalui konsep cloud kitchen.

Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia, menyampaikan bahwa saat ini penting bagi kita bersama untuk saling bersinergi dalam memulihkan perekonomian Indonesia. Grab, sangat bangga dapat berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Surakarta untuk mengembangkan Solo Smart City.

Dengan memanfaatkan teknologi Grab yang inklusif, diharapkan dapat membantu pemerintah Surakarta dalam menggerakkan roda perekonomian lokal.

“Pada hari ini, kami juga bangga dapat meluncurkan penggunaan skuter listrik, sepeda listrik, dan motor listrik dalam mengurangi polusi udara di Surakarta dan mendukung inisiatif pemerintah guna menghadirkan 2 juta kendaraan listrik pada tahun 2025. Kami ingin berterima kasih kepada pemerintah daerah serta dinas terkait di Surakarta dan PLN yang telah berbagi visi yang sama dalam memajukan perkembangan ekosistem kendaraan berbasis listrik di Indonesia,” ujar Ridzki melalui pers rilisnya, Minggu (11/4).

Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Surakarta mengapresiasi Grab yang turut mendukung perkembangan program Solo Smart City mengatakan, konsep Smart City kini tengah marak digalakkan guna menghadapi dinamika dan perubahan yang begitu cepat di era digital.

Menurutnya, pengembangan sistem ekonomi terpadu serta adanya dukungan dan kerja sama antara pemerintah daerah dengan swasta seperti Grab demi memaksimalkan penggunaan teknologi, diharapkan dapat membantu perkembangan Solo Smart City dan meningkatkan produktivitas daerah serta daya saing ekonomi.

“Kami juga ingin berterima kasih atas inisiatif Grab untuk membantu menghijaukan kota dengan mengurangi emisi karbon melalui kendaraan berbasis listrik yang diluncurkan hari ini,” kata Gibran.

Dukungan Grab untuk Solo Smart City
Grab dan Pemerintah Kota Surakarta menjalin kerja sama strategis untuk mengembangkan Solo Smart City yang berfokus pada:

1. Peluncuran skuter listrik yang dapat digunakan oleh masyarakat, sepeda listrik yang akan digunakan oleh mitra pengantaran GrabFood, serta motor listrik yang akan digunakan oleh mitra pengemudi GrabBike.

2. Bersama dengan PT. PLN Persero Surakarta, membangun Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) yang tersebar di 3 titik Kota Surakarta, Jawa Tengah.

3. Bersama Dinas Perhubungan Kota Surakarta dalam pemanfaatan jalur City Walk di Slamet Riyadi untuk lajur alat mobilitas pribadi skuter listrik GrabWheels.

4. Penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Dinas Perdagangan Kota Surakarta untuk menghadirkan konsep cloud kitchen di Food Court Pasar Gede pada pertengahan tahun 2021 untuk meningkatkan visibilitas dan penjualan secara online maupun offline bagi UMKM binaan Dinas Perdagangan.

Cloud kitchen dapat menyatukan UMKM kuliner dalam sebuah fasilitas pusat untuk menjawab permintaan pasar yang belum terpenuhi di wilayah-wilayah tertentu dengan memanfaatkan data untuk mengidentifikasi dan memetakan kesenjangan permintaan pelanggan.

Hal ini juga akan mendorong mereka untuk menjangkau lebih banyak pelanggan melalui GrabFood, sehingga dikenal lebih luas oleh masyarakat dan dapat meningkatkan peluang penjualan mereka.

Inovasi kendaraan listrik dan konsep cloud kitchen ini ini selaras dengan misi GrabForGood yang turut serta dalam pengembangan daerah di Indonesia dan menggunakan teknologi untuk menciptakan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.

“Semoga melalui inisiatif dan kerja sama ini dapat dimanfaatkan dan membantu masyarakat Surakarta agar dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman, serta mewujudkan konsep Solo Smart City yang dapat dijadikan contoh bagi kota lainnya di Indonesia,” tutup Ridzki. (El)