Home News Update Golkar Temanggung Dukung Munas Bali

Golkar Temanggung Dukung Munas Bali

imageTemanggung, 8/12 (Beritajateng.net) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Temanggung menyatakan mendukung hasil musyawarah nasional (Munas) di Bali karena dinilai sebagai kepengurusan DPP yang sah.

Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Temanggung, Tunggul Purnomo di Temanggung, Senin, mengatakan DPD II Golkar Temanggung berkiblat pada kepengurusan DPP yang sah, tidak melanggar AD/ART kebetulan menyelenggarakan munas di Bali.

“Mengapa demikian, yang jelas munas di Bali kemarin dihadiri oleh 100 persen DPD II maupun DPD I, undangannya juga resmi dengan kop DPP dan tanda tangan juga sah langsung oleh ketua umum dan sekjen,” katanya.

Ia mengatakan sedangkan untuk munas Ancol tidak ada undangan resmi, hanya lewat pesan pendek (sms), tidak semua DPD hadir, dan yang hadir pun bukan ketua dan sekretaris DPD.

“Munas di Ancol yang hadir bukan ketua dan sekretaris DPD I, bukan ketua dan sekretaris DPD II, sekadar asal pengurus begitu dan dari Temanggung tidak ada yang datang,” katanya.

Ia mengatakan pihaknya berkiblat kepada yang benar, munas Bali.

“Jangan disalahartikan kami mendukung Aburizal Bakrie, bukan ya. Kita mendukung Golkar yang benar, siapa pun pemimpinnya. Golkar selama ini tidak paternalistik, siapa pun pemimpinnya kata dukung, sepanjang sesuai aturan organisasi,” katanya.

Menyikapi dualisme kepemimpinan Partai Golkar nantinya, katanya pasti akan muncul pertanyaan dan mudah untuk dijelaskan.

Ia mengatakan selama ini Golkar yang pegang SK sudah jelas di bawah kepemimpinan Aburizal Bakrie.

“Begitu juga saya pemegang mandat di DPD II ini sekarang atas nama Aburizal Bakrie. Kalau Agung Laksono, Priyo Budi Santoso, dan Agum Gumiwang itu memang bagian dari Golkar, tetapi sekarang mereka sudah mengikrarkan diri sebagai presidium berarti sudah di luar Partai Golkar,” katanya.

Ia menuturkan, yang berangkat ke Munas Bali kemarin sesuai undangan, yakni ketua dan sekretaruis, Tunggul Purnomo dan Joko Yuwono.

“Sebelum berangkat ke Bali kami Ketua DPD II se-Indonesia pasti mengadakan rapat pleno lebih dahulu di daerah masing-masing, mungkin ada aspirasi yang harus kami bawa atau perjaungkan di munas, termasuk ketika seandainya terjadi pilihan calon ketua umum , Temanggung harus memilih siapa,” katanya.

Ia mengatakan untuk munas di Ancol pihaknya juga mendapat undangan melalui sms, tetapi pengirimnya tidak jelas.(ant/pj)