Home News Update Gerindra Cabut Dukungan, Pilih Koalisi Dengan PKS Ajukan Calon Sendiri

Gerindra Cabut Dukungan, Pilih Koalisi Dengan PKS Ajukan Calon Sendiri

Rohadi Widodo -Ida Retno Wahyuningsih diusung koalisi PKS-Gerindra.
         KARANGANYAR, 18/1 (BeritaJateng.net) – Partai Gerindra, cabut dukungan pada pasangan Juliyatmono-Rober Christanto dan lebih memilih berkoalisi dengan PKS dan mengusung Rohadi Widodo-Ida Retno Wahyuningsih. Keduanya mendaftar ke KPU tepat 15 menit jelang perpanjangan pendaftaran bakal calon bupati Karanganyar di tutup.
          Rombongan tiba sekira pukul 23.45 WIB dengan diantar pengurus DPD PKS Kabupaten Karanganyar. Hadir juga perwakilan dari DPW PKS Jawa Tengah dan DPP Gerindra yang sudah mengambil alih kewenangannya dengan di buktikan yang berisi pernyataan pengambil alihan wewenang dari DPC Gerindra ke DPP yang diberikan langsung ketua DPP Partai Gerindra‎, Eko Wibowo.
          PKS bersama Gerindra bisa mengusung calon sendiri karena telah memenuhi ketentuan persyaratan pencalonan sembilan kursi di DPRD Karanganyar. PKS memiliki  enam kursi dan Gerindra memiliki empat kursi di DPRD Karanganyar, hingga total kursi ada 10.
          Usai memeriksa dokumen persyaratan yang diajukan pasangan bakal calon bupati Karanganyar Rohadi Widodo- Ida Retno Wahyuningsih, anggota komisioner KPU segera menggelar rapat pleno untuk mengambil keputusan. Tepat pukul 02.00 WIB berkas mereka dinyatakan lengkap setelah melalui proses verifikasi selama 2,5 jam.
          Ketua KPU Karanganyar Sri Handoko ‎sampaikan, proses pendaftaran di KPU sudah dilakukan sesuia prosedur. Sebelum mengambil keputusan KPU Karanganyar sudah berkonsuktasi dengan KPU Jawa Tengah dan KPU Pusat terkait permasalahan di Karanganyar.
           Bahwa diketahui jika di Kabupaten Karanganyar, hingga pendaftaran ditutup hanya ada satu paslon yang mendaftar yakni Jukiyatmono dan Rober Christanto. Hingga pada akhirnya sesuai regulasi yang ada KPU Karanganyar membukan perpanjangan waktu pendaftaran kembali
          “Kita hanya melaksanakan saja. Apa yang dilakukan KPU Karanganyar sepanjang kelengkapan lengkap bisa diterima,” pungkas Sri Handoko. (Db/El)