Home Hiburan Gelombang Tinggi, Pelayaran Jepara – Karimunjawa Ditunda

Gelombang Tinggi, Pelayaran Jepara – Karimunjawa Ditunda

Batal berangkat kapal Bahari Express yang dijadwalkan berangkat ke Karimunjawa akhirnya ditunda karena cuaca yang buruk dan gelombang laut yang tinggi.
Batal berangkat kapal Bahari Express yang dijadwalkan berangkat ke Karimunjawa akhirnya ditunda karena cuaca yang buruk dan gelombang laut yang tinggi.
Batal berangkat kapal Bahari Express yang dijadwalkan berangkat ke Karimunjawa akhirnya ditunda karena cuaca yang buruk dan gelombang laut yang tinggi.

Jepara, 11/8 (BeritaJateng.net– Gelombang tinggi yang menerpa perairan Jepara juga Kepulauan Karimunjawa membuat jadwal pelayaran Jepara – Karimunjawa terganggu, Selasa (11/8). Ratusan wisatawan yang sedianya berwisata ke Karimunjawa terpaksa batal berangkat.

Ilham (20) wisatawan asal Bandung mengaku kecewa karena belum bisa berangkat sesuai dengan jadwal yang ditentukan sebelumnya. Rencananya, ia akan berwisata di wilayah terluar di Jepara tersebut, selama beberapa hari.

“Kami baru dapat informasi di sini. Bagaimana lagi. Sementara kami menunggu terlebih dahulu perkembangan selanjutnya,” jelas Ilham.

Dia dan kedua temannya mengaku belum bisa memutuskan apakah tetap menunggu atau kembali lagi ke Bandung.

“Tergantung keputusan teman-teman. Jika memang penundaan lama, kemungkinan kami akan terpaksa kembali. Sebenarnya sih sayang. Seban ini baru kali pertama akan berlibur di Karimunjawa,” keluh dia.

Hal yang sama dikemukakan Vino (21), wisatawan asal Yogyakarta. Ia dan keenam temannya juga terancam gagal berangkat ke Karimunjawa. “Ya tergantung teman-teman juga. Jika memang lama, kami akan balik ke Yogyakarta,” ungkap dia.

Dia mengaku baru mengetahui kabar penundaan keberangkatan karena memang belum memesan tiket sebelumnya. Sehingga tidak mengetahui ada pemberangkatan kapal atau tidak.

Sementara itu, Kasi Teknik Sarana dan Prasarana Bidang Perhubungan Laut, Suroto menjelaskan, kemungkinan dua kapal andalan ke Karimunjawa, KMC Express Bahari dan KMP Siginjai diperkirakan tidak bisa diberangkatkan selama sepekan.

 Adapun ada penumpang kecelek karena tak memesan teket melalui agen wisata (Tour leader). Sebab agen wisata sudah mengetahui ada gelombang tinggi sehingga melakukan pemberitahuan.

“Tapi tak banyak yang kecelek. Sebab wisatawan banyak yang memesan tiket melalui agen wisata maupun ke operator secara langsung,” jelasnya.(bj18)