Home Lintas Jateng Gelaran Wayang Kulit, Doa Bersama dan Tumpengan Meriahkan Satu Suro 

Gelaran Wayang Kulit, Doa Bersama dan Tumpengan Meriahkan Satu Suro 

Semarang, 1/10 (BeritaJateng.net) – Dalam rangka menyambut 1 Muharam 1438 H/ 2016 M Pemkot Semarang akan menyelenggarakan doa bersama dan pagelaran wayang kulit bagi masyarakat secara gratis, Sabtu (1/10) malam di lapanga simpang lima Semarang. Rencananya doa bersama akan dipimpin Ketua NU Kota Semarang K.H. Drs. H. Anashom, M.Hum, Tausiah diisi oleh UIN Walisongo Semarang K.H. Dr. Fahrurrozi, M.Ag.

Acara yang mengusung tagline Semarang Semarak, Semanak Guyub Rukun Sak Lawase ini akan menghadirkan pagelaran wayang kulit dengan lakon Bimo Suci akan didalangi oleh Ki Purbo Asmoro, S.Kar, M.Hum yang diiringi lawak oleh Yati Pesek.

Bima Suci menceritakan ketekunan Bima untk memenuhi perintah gurunya (Durna) dalam mencari Banyu Perwita Sari. Di dalam pencariannya ini Bima dihadang oleh dua raksasa yaitu Rukmaka (kamukten) dan Rukmakala (kamulyan) dan dua raksassa itu terkalahkan. Artinya Buma sudah bisa mengalahkan nafsu duniawinya.

Dalam lakon tersebut juga diceritakan bagaimana ilmu yang bermanfaat, amal soleh adalah bekal untuk kehidupan nanti dalam bermasyarakat.

Rencananya, acara akan diawali makan tumpeng bersama Walikota dan masyarakat. Tumpeng diberikan oleh sebanyak 280 partisipan dari berbagai pelaku usaha di Kota Semarang. Usai makan tumpeng bersama akan dilakukan penyerahan tokoh wayang dari Walikota Semarang Hendrar Prihadi kepada dalang Ki Purbo Asmoro.

Guna kelancaran acara disediakan kantong parkir di depan Super Ekonomi sampai denga air mancur Jl. Pahlawan, di SMK 7, serta di Masjid Baiturahman.

Kepala Bagian Humas Setda Kota Semarang, Achyani menyebutkan bahwa bagi masyarakat dihimbau supaya tidak melintas di kawasan simpang lima dikarenajan ada penutupan jalan dari bundaran air mancur Pahlawan. Sementara bagi donatur, tumpeng dikirim tanggal 1 Oktober 2016 pukul 17.00 sampai dengan 18.00 di simpang lima. (Bj05)

Advertisements