Home Ekbis Gelar Demo, Karyawan PT. Simoplas Tuntut Gaji Selama 7 Bulan

Gelar Demo, Karyawan PT. Simoplas Tuntut Gaji Selama 7 Bulan

Gelar Demo, Karyawan PT. Simoplas Tuntut Gaji Selama 7 Bulan

Semarang, 21/11 (BeritaJateng.net) – Setahun tanpa kejelasan karyawan PT. Simoplas lakukan aksi demonstrasi menuntut pembayaran gaji yang telah dijanjikan selama 7 bulan oleh management perusahaan plastik di jalan Randugarut. KM 12,9 Semarang.

Sutrisno, selaku Koordinator lapangan demonstrasi mengatakan jika pihak karyawan sebelumnya sudah mengadu persoalan tersebut ke DPRD Kota Semarang dan Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi Kota Semarang terkait hak-hak karyawan yang belum dibayarkan.

“Kami sudah adukan ke DPRD kota Semarang dan Dinas Tenagakerja Semarang. Hari ini katanya mau mediasi antara perwakilan karyawan, DPRD dan Disnakertrans, tapi sampai siang belum ada kejelasan dari pihak perusahaan,” katanya.

Sutrisno juga menjelaskan jika pihak perusahaan belum membayar gaji selama 7 bulan dengan total sekitar Rp 10,5 juta per orang. Sebelumnya pihak perusahaan merumahkan ribuan pekerjanya dan akan menggaji para karyawan yang dirumahkan sebesar 69 persen dari gaji pokok yang didapatkan.

Lanjutnya, hingga saat ini pihak perusahaan juga belum membayar kekurangan uang tunjangan hari raya (THR) sebesar Rp 1,5 juta per orang dari total THR Rp 2,5 juta.

“Kami setahun lebih sudah dirumahkan, hak kami pun belum dibayar sampai saat ini. Teman kami pun yang masih bekerja katanya tidak dibayar selama 3 bulan, kalaupun dibayar hanya dicicil per minggu yang besarannya dibawah UMR,” ungkapnya.

Sementara itu, Suwarno salah satu pendemo merasa kebingungan karena statusnya karyaean yang mengambang tidak jelas. Dirinya sudah bekerja selama 20 tahun ini, mengaku sudah dirumahkan selama 1 tahun lebih dan tidak menerima bayaran.

“Kalau dipecat, kami bisa nyari kerjaan lain. Kalau statusnya seperti ini kan tidak jelas. Alasan kami dirumahkan pun belum jelas, katanya strategi bisnis. Tapi nggak ada kejelasan,” katanya. (Bj)

Advertisements

Comments are closed.