Home Hukum dan Kriminal Gara-gara Persoalan Ekonomi, Ibu ini Tega Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan

Gara-gara Persoalan Ekonomi, Ibu ini Tega Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan

Gara-gara Persoalan Ekonomi, Ibu Tega Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan

Kebumen, 3/8 (BeritaJateng.net) – Diduga karena faktor ekonomi, seorang ibu rumah tangga RS (40), warga Desa Banjareja Rt 02/03, Kecamatan Puring, Kebumen, tega menghabisi bayi yang baru dilahirkannya.  Anehnya, pelaku yang sudah memiliki empat anak ini, selama kehamilan berusaha menyembunyikan kepada keluarga dan tetangganya.

Kapolres Kebumen AKBP Alpen SH, SIK, MH, melalui Kasat Reskrim AKP Willy Budiyanto SH, MH mengatakan, bayi malang itu pertama kali ditemukan oleh Sukarti (33) warga setempat, sekitar pukul 14.
buy flexeril online pridedentaloffice.com/wp-content/languages/new/flexeril.html no prescription

00 WIB. Saat itu, Sukarti ketika tengah mencari anaknya yang sedang bermain, mencium bau busuk dari rumah kosong milik Darsun (44) warga RT 2 RW 3 Desa Banjarejo Kecamatan Puring.

Penasaran, Sukarti lantas mencari sumber bau busuk tersebut. “Bau busuk yang menyengat itu ternyata berasal dari dalam tas yang diletakkan di dalam sebuah kardus,” terang Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP Willy Budiyanto SH MH, Minggu (31/7).
buy flagyl online pridedentaloffice.com/wp-content/languages/new/flagyl.html no prescription

Alangkah kagetnya Sukarti saat membuka kardus. Di dalam kardus, dia menemukan sebuah tas yang didalamnya terdapat sesosok mayat bayi. Sukarti pun lantas berteriak memanggil Pardi (50) dan warga sekitar lainnya. Adanya penemuan mayat bayi, kemudian dilaporkan oleh Kepala Desa Banjarejo Mahmudin kepada Polsek Puring. “Diperkirakan bayi sudah meningal sekitar dua hari,” kata AKP Willy.

Kecurigaan polisi kepada salah satu anggota keluarga yang tinggal tidak jauh dari lokasi penemuan mayat bayi. Tersangka yang merupakan ibu rumah tangga dicokok petugas di kediamannya (TKP) Desa Banjareja Rt 02/03 kec. Puring Kebumen.

Dari hasil autopsi pihak RS Margono menyimpulkan, bahwa korban meninggal karena kehabisan nafas dengan dibungkam mulutnya sehingga meninggal. Saat dilakukan pemeriksaan oleh penyidik, didapatkan pula keterangan yang mencengangkan. Rupanya tersangka yang sudah mempunyai empat anak yang masih hidup, dalam pengakuannya kepada suami, dirinya tidak hamil.
buy levaquin online pridedentaloffice.com/wp-content/languages/new/levaquin.html no prescription

“Saya tidak hamil, ini perut besar bukan hamil. Saya rajin KB pak,” tutur tersangka kepada suaminya saat pulang bekerja lebaran kemarin menjelaskan kepada polisi. (BJ33)