Home News Update Gapoktan Gelar Pesta Kebun

Gapoktan Gelar Pesta Kebun

image

Semarang, 21/2 (BeritaJateng.net) – Ratusan warga Semarang, mengikuti acara Pesta Kebun yang digelar oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Berkah di Sikopek, Kelurahan Polaman, Mijen. Dalam acara itu, disuguhkan aneka jenis buah-buahan lokal hasil panen di wilayah tersebut seperti buah Durian, Jambu Kristal, Srikaya, Pisang dan Rambutan.

Acara dibuka secara simbolis oleh Sekda Kota Semarang Adi Trihananto, Kepala Dinas Pertanian Rusdiana, dan Ketua Gapoktan Sumarno, lalu dilanjutkan dengan makan bersama buah durian. Warga diberikan kesempatan dengan bebas memilih buah dan menikmatinya secara gratis yang disediakan oleh panitia. Hadir juga dalam acara itu, diantaranya Wakil ketua DPRD Kota Semarang Joko Santoso, Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Kota Semarang Ayu Entis, Camat Mijen Ali Muhtar, dan pegiat desa wisata.  

Kegiatan ini digelar sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen yang baik dari para petani buah di daerah tersebut. Ketua Gapoktan Berkah Sumarno mengatakan, tujuan kegiatan ini agar pemerintah kota melalui dinas terkait bisa terus peduli kepada petani khususnya buah supaya hasil panen yang dipanen itu mempunyai hasil baik. Seperti dengan memberikan pengarahan dan bimbingan teknis, sehingga setiap musim panen petani mendapatkan hasil panen maksimal dan nilai tambah.

“Rasa buah juga dipengaruhi cuaca misalnya saat musim kemarau buah manis, beda saat musim hujan. Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan biar petani di Kota Semarang bisa berkumpul dan bersatu,” katanya.

Gapoktan Berkah saat ini memiliki lahan seluas 24 hektare dan ditanami sekitar 1.500 pohon buah. Bermula dari tahun 2005 lalu, ketika adaprogram reboisasi lahan, dan para petani pada tahun 2011 lalu diberi bantuan pohon duren sebanyak 432 batang, srikaya 93 batang dan kelengkeng 87 batang serta jambu kristal 92 batang.  

Salah satu warga Nunung mengatakan, puas dengan kegiatan ini karena bisa makan buah duren sepuasnya. Apalagi tidak membayar alias gratis. “Selain duren, saya juga mencicipi srikaya dan rambutan. Rasanya cukup manis,” katanya. (Bj05)