Home Lintas Jateng Ganjar Tak Mau Tiru Gaya Kepemimpinan Daerah Lain

Ganjar Tak Mau Tiru Gaya Kepemimpinan Daerah Lain

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo ngopi bareng masyarakat Purworejo.

PURWOREJO, 05/04 (BeritaJateng.net) – Dalam membangun Jawa Tengah menjadi lebih baik, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tidak mau meniru gaya pembangunan di daerah lain maupun kepemimpinannya. Hal itu diungkapkan Ganjar, saat berdialog dengan berbagai komunitas muda Purworejo seperti Kelas Inspirasi Purworejo, Komunitas Mangrove, pantomime, Mapala UMP, @AsliPurworejo, Purworejo Jepret, dan wartawan media cetak serta elektronik dalam acara bertajuk Ngopi Bareng Mas Ganjar, di sebuah angkringan di Jalan RA Kartini, Purworejo, Selasa (05/04) malam.

“Mengembangkan daerah itu berdasarkan potensi dan tunjukkan diferensiasi dari daerah lain, jadi harus punya ide sendiri dong. Ora kreatif, wong senenge kok tiru-tiru (tidak kreatif, orang senangnya kok ikut-ikut). Tidak punya inisiatif,” ujar Ganjar sembari menunjukkan twit dari netizen yang menanyakan kapan Kota Semarang dan Jawa Tengah meniru upaya dari Walikota Bandung Ridwan Kamil.
buy orlistat online apwh.org/wp-content/languages/new/orlistat.html no prescription

Selain itu, pembangunan di Purworejo, Ganjar mengharapkan lebih maju lagi. Apalagi sekarang di era Agus Bastian, Bupati Purworejo terpilih 2015-2020, yang dianggap Ganjar pemimpin yang progresif.

“Dia (Agus Bastian) teman lama saya sewaktu di Jakarta, kita ini sama-sama orang terbuang dari Ibu Kota. Anda-anda ini mendapat pemimpin yang progresif, jadi saya harap pembangunan di Purworejo melejit mulai sekarang,” terangnya.

Obrolan yang semakin malam semakin hangat tersebut, tak hanya membahas tentang infrastruktur maupun tentang kepemimpinan daerah. Namun juga membahas tentang pembangunan daerah, melalui potensi pariwisata, seni budaya dan pendidikan bagi kaum muda.

Sejumlah komunitas memaparkan usaha-usahanya untuk mengenalkan pariwisata di Purworejo.
buy nolvadex online apwh.org/wp-content/languages/new/nolvadex.html no prescription

Rata-rata wisata khusus berbasis alam, seperti penanaman mangrove, tracking, rafting, caving, dll.

Ganjar yang didampingi Agus Bastian, mengapresiasi kreatifitas anak-anak muda di Purworejo. Menurutnya, anak muda di Purworejo sudah berada di jalur yang tepat.
buy amoxicillin online apwh.org/wp-content/languages/new/amoxicillin.html no prescription

Sebab, anak muda ini tidak mengandalkan dana dari pemerintah untuk usahanya tersebut.

“Duite pemerintah iku sitik (uang pemerintah itu sedikit), APBD Purworejo cuma Rp 1,8 Triliun, Jateng Rp 22,5 Triliun. Itu sedikit. Jangan hanya minta pemerintah, anak muda juga harus kreatif. Coba Link CSR dilebarkan, tidak hanya di kota sendiri, tapi  seluruh Jateng, kalau bisa bahkan dunia,” katanya.

Dalam dialog tersebut, Ganjar menanggapi satu-satu pertanyaan audience, sembari menikmati minuman hangat.

Menurut Ganjar, anak-anak muda Purworejo dan dirinya memiliki kesamaan misi, yaitu membangun daerah. Ia meminta usaha dan pikiran positif terus dipertahankan.

“Lakukan terus, jika ada yang mencela dan mengkritik tak membangun tidak usah dipedulikan,” tutupnya. (Mg1)