Home Ekbis Ganjar Minta Pengoperasian Pelabuhan Rembang Ditunda

Ganjar Minta Pengoperasian Pelabuhan Rembang Ditunda

Ganjar

Semarang, 25/3 (BeritaJateng.net) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pengoperasian Pelabuhan Tanjung Bonang, Kabupaten Rembang, ditunda sambil menunggu izin dari Kementerian Perhubungan keluar.

“Kalau tidak ada izinnya ya jangan digunakan dulu,” katanya di Semarang, Rabu.

Ganjar menjelaskan bahwa pengoperasian sebuah pelabuhan memerlukan izin dan membutuhkan berbagai kajian terkait dengan infrastruktur serta sarana dan prasarana.

Menurut dia, penundaan pengoperasian Pelabuhan Tanjung Bonang Rembang diperlukan sebagai bentuk ketaatan terhadap peraturan yang berlaku.

Sebelumnya, kalangan anggota DPRD Jawa Tengah mempertanyakan pengoperasian Pelabuhan Tanjung Bonang, Kabupaten Rembang, karena izin dari Menteri Perhubungan sebagai pelabuhan pengumpan baru akan keluar pada 2017.

“Pelabuhan Rembang sudah beroperasi sebagai tempat bongkar muat sejak 2011 tanpa izin sehingga terkesan ada pembiaran oleh pemerintah,” kata Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng Hadi Santoso.

Ia mengungkapkan bahwa terjadi aktivitas ekonomi yang luar biasa Pelabuhan Tanjung Bonang, Kabupaten Rembang, sebab proses bongkar muat mencapai 3.500 metrik ton per bulan.

“Oleh karena itu, perlu segera dikeluarkan izin karena dari pengoperasian pelabuhan terdapat pendapatan yang bukan pajak dari penarikan retribusi kapal yang diterima pihak pengelola pelabuhan,” ujar politikus Partai Keadilan Sejahtera itu.

Hingga saat ini, kata dia, tidak ada kejelasan sama sekali terkait dengan setoran pendapatan diserahkan kemana dan tidak mungkin jika disetorkan ke kas keuangan negara karena pengoperasian Pelabuhan Rembang belum ada izinnya. (ant/Bj)