Home News Update Ganjar Lantik Enam Pejabat Eselon II

Ganjar Lantik Enam Pejabat Eselon II

Semarang, 2/1 (Beritajateng.net) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melantik enam pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Jateng yang terpilih melalui proses seleksi terbuka.

Pelantikan keenam pejabat eselon II oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo tersebut berlangsung di Gedung Gradhika Bakti Praja, kompleks kantor gubernur di Semarang, Jumat.

Keenam pejabat eselon II itu adalah Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan Jateng Wika Bintang, Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yulianto Prabowo, Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah Jateng Hendri Santoso, serta Wakil Direktur Umum RSUP dr. Moewardi Surakarta Suharto Wijanarko, Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Moewardi Surakarta Purwoko, dan staf ahli gubernur Ema Rahmawati.

Ditemui usai pelantikan, Ganjar mengatakan bahwa enam pejabat yang terpilih dalam lelang jabatan ini merupakan orang-orang terbaik dan memenuhi syarat untuk menjalankan tugas berat yang diberikan.

“Mereka diminta langsung bekerja menyusun program dengan target yang jelas,” katanya.

Menurut Ganjar, keenam pejabat eselon II yang dilantik itu mampu menawarkan konsep dan program untuk mengatasi berbagai permasalahan di Jateng, serta berhasil meyakinkan gubernur dan wakil gubernur pada tahap wawancara.

“Lelang jabatan eselon II ini berhasil menepis anggapan sebagai program formalitas mereka yang terpilih merupakan perpaduan dari unsur internal pemprov dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Jabatan pelaksana tugas, kata Ganjar, juga tidak menjadi jaminan dapat terpilih pada seleksi lelang jabatan karena ternyata hanya satu pelaksana tugas yang dinyatakan lolos.

Ganjar mengungkapkan bahwa Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah Jateng Hendri Santoso akan mundur dari jabatan jika dalam setahun tak mampu memenuhi target peningkatan pendapatan asli daerah di provinsi setempat.

Ganjar meminta Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan Jateng Wika Bintang agar membuat terobosan dalam menyelesaikan persoalan upah dan rumah untuk para buruh.

“Saya juga minta Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yulianto Prabowo menurunkan angka kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, memerangi HIV/AIDS, malaria, dan penyakit menular lainnya,” katanya.

Sementara itu, Wakil Direktur Umum RSUP dr. Moewardi Suharto Wijanarko dan Wakil Direktur Pelayanan Purwoko dibebani target agar RSUP dr. Moewardi menjadi rumah sakit terbaik di Jateng. (ant/BJ)