Home News Update Ganjar Harap “Kopi Jurnalis” Jadi Sarana Kritik dan Masukan

Ganjar Harap “Kopi Jurnalis” Jadi Sarana Kritik dan Masukan

Pengurus FWPJT foto bersama Gubernur Jateng Ganjar Pranowo usai audiensi.

SEMARANG, 22/1 (BeritaJateng.net) – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memberikan apresiasi terhadap gagasan wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Pemprov dan DPRD Jawa Tengah (FWPJT) untuk menggelar diskusi rutin bertajuk “Kopi Jurnalis” (kongkow dan ngopi bareng jurnalis).

“Saya setuju dan mengapresiasi acara itu. Apapun terkait dengan diskusi saya suka, dan mari kita wujudkan,” demikian diungkapkan Ganjar saat menerima audiensi pengurus baru FWPJT periode 2016-2018 di ruang kerjanya, Kamis (21/1).

Pengurus FWPJT dipimpin Damar Sinuko (ketua), didampingi Budiono Isman (wakil ketua), Stefy Thenu (sekretaris), Denny Tulaseket (kesra), Takhrodjie (humas), Donny Marendra (diklat), Franky Yulianto (advokasi)serta Haryanto (penasihat).

Ganjar mengusulkan, gagasan Kopi Jurnalis dapat menjadi wahana untuk mendiskusikan, mengkritisi sekaligus memberikan solusi tentang banyak hal yang menjadi isu aktual di masyarakat.

“Saya ingin agar acara tersebut dapat menjadi seperti diskusi di Warung Daun yang terkenal di Jakarta,” ujarnya.

Orang nomor satu di Jateng ini bahkan memiliki gagasan unik terkait diskusi, yang diakuinya belum kesampaian, yakni “Gubernur Bertanya”.

“Jadi, dalam acara itu, bukan saya yang ditanya, jadi narasumbernya. Tapi saya justru yang bertanya, jadi host-nya,” ujar Ganjar.

Melalui acara semacam itu, Ganjar mengaku ingin mengetahui bagaimana respon, tanggapan dan kritik masyarakat, khususnya para tokoh dari berbagai elemen masyarakat, terhadap berbagai hal yang menjadi isu aktual ataupun kebijakan yang dibuat pemerintah.

Menanggapi hal itu, Ketua FWPJT Damar Sinuko langsung merespon.

“Kami siap mewujudkan gagasan bapak, diskusi Kopi Jurnalis ini boleh jadi embrio untuk mewujudkan diskusi publik yang kritis,” ujar Damar.

Selasa (26/1) pekan depan, kata Damar, Ngopi Bareng Jurnalis akan menggelar diskusi perdana bertajuk “Gafatar: Politik atau Agama Baru?” menghadirkan pembicara Kepala Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Jateng, Ketua MUI Jateng, serta penggiat HAM.

Kepada Ganjar, Damar melaporkan bahwa FWPJT siap menggelar sejumlah acara menyambut peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2016 yakni “Jateng Gayeng on Standup Comedy” yang dijadwalkan pada akhir Februari dan “Jalan Sehat Jateng Gayeng” pada bulan Maret.

Selain menghadirkan gubernur, acara Standup Comedy akan menampilkan Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi, Sekda Jateng Sri Puryono, aktivis perlindungan anak Dewi Susilo Budihardjo, dll dipandu budayawan Prie GS.
Ganjar menyambut baik acara tersebut dan siap mendukung.

“Boleh, bagus itu. Saya siap ikut dan mendukung,” tegasnya. [BJ]