Home Headline Ganjar Ancam Pecat Pelaku Sogok Menyogok

Ganjar Ancam Pecat Pelaku Sogok Menyogok

Ganjar

SEMARANG, 6/5 (BeritaJateng.net) – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengancam akan memecat PNS di jajarannya bila terbukti melakukan praktek sogok menyogok dalam proses pengisian jabatan eselon IV. Penegasan ini disampaikan gubernur menanggapi masukan berupa SMS ke HP nya soal sinyalemen adanya upaya tersebut.

“Saya akan tindak tegas. Akan saya pecat pegawai yang terbukti nyogok dan pejabat yang terima sogokan,” ungkapnya dalam sambutan Upacara Pengambilan Sumpah Janji Jabatan dan Pelantikan Pejabat Administrator dan Pengawas Pemprov Jateng, di Merapi Ballroom, Komplek PRPP Semarang, Rabu (6/5).

Ganjar menjelaskan, ada tiga SMS yang masuk ke HP-nya pagi ini. Ketiganya disinyalir tidak puas terhadap proses promosi pejabat eselon IV yang dilakukan hari ini. Sayangnya ketika diminta menunjukkan identitas pelapor, sosok peyogok dan pejabat yang disogok, orang tersebut tidak berani mengaku.

Ganjar meminta, jika melapor maka harus menyebutkan identitas jelas dan data masalah secara jelas. Tanpa itu, maka dianggap laporan yang tak bertanggung jawab.

“Nama pelapor saya lindungi, beres. Tapi selalu (yang melapor) tidak gentle. Saya minta menyebutkan nama siapa yang menyogok dan menerima sogokan juga tidak berani, berarti kan asal tuding itu,” katanya.

Politikus PDIP itu menegaskan, promosi dan ‎mutasi pegawai di Pemprov Jateng bebas dari perkara uang. Ia sendiri ikut mengawasi prosesnya dan menindak jika ada penyelewengan.

Sebelumnya Ganjar telah memecat empat pegawai Samsat karena ketahuan melakukan pungutan liar. Pemecatan dilakukan setelah menindaklanjuti laporan masyarakat.

‎Sementara itu, pengambilan sumpah dilakukan pada 525 pegawai eselon IV Pemprov Jateng. Ganjar mengajak setiap pegawai bekerja dengan profesional dan melayani masyarakat dengan ikhlas.

“Satukan tekad, kerja, mengabdi melayani masyarakat. Berat itu pasti, melayani masyarakat dionek-onekke rakyat setiap hari. ‎Tapi tetap harus ikhlas, ‎yang di frontline pelayanan publik, ayo melayani dengan baik, tepat waktu,” tandasnya. (BJ13)