Home News Update Ganjar akan “Nglancong” Lagi ke Rotterdam

Ganjar akan “Nglancong” Lagi ke Rotterdam

SEMARANG, 3/5 (BeritaJateng.net) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tanggal 7-14 Mei 2016 direncanakan akan ke Rotterdam-Netherland untuk memenuhi undangan Konfrensi Internasional Adaptasi Perubahan Iklim ke-4.

Ganjar merupakan satu diantara 10 orang pimpinan dari berbagai belahan dunia yang diundang untuk mempresentasikan pengalamannya dalam menangani Penanggulangan Bencana, khususnya usaha-usaha Pengurangan Risiko Bencana (PRB) dengan memadukan Adaptasi Perubahan Iklim (API).

Selain itu, Ganjar sebagai nominator champion untuk usaha-usaha PRB dan Adapatasi Perubahan Iklim.

Konferensi Adaptation Future 2016 (sebutan singkatnya) diadakan oleh Pemerintah Belanda bersama Komisi Eropa, salah satu yang akan memberikan sambutan adalah Ratu Máxima of the Netherlands, yang bertindak sebagai UN Special Advocate for Inclusive Finance for Development.

Konferensi AF 2016, merupakan konferensi yang sangat strategis, karena mempertemukan tokoh-tokoh penggiat PRB-Adapatasi Perubahan Iklim di dunia, dari berbagai disiplin keilmuan, perguruan tinggi dan peneliti, pemerintah dari berbagai negara, praktisi PRB-API baik dari sektor bisnis/kontraktor maupun pendamping masyarakat, lembaga keuangan, dll.

Dalam pertemuan ini Gubernur Jawa Tengah diundang untuk membagi pengalamannya dalam hal: Memimpin usaha-usaha PRB-API di Jawa Tengah dan menyampaikan Strategi mendorong Katangguhan Kabupaten/Kota dan Provinsi Tangguh.

Gubernur akan terlibat dalam Workshop yang mempertemukan 10 pemimpin dari berbagai belahan dunia, yang dinilai mempunyai gagasan, sudah dan sedang membawa rakyatnya untuk menjadi lebih tangguh menghadapi bencana.

Hasil workshop akan dipaparkan dalam Konferensi dan akan digunakan sebagai acuan para pemimpin lain yang ingin melakukan usaha-usaha PRB-API.

Selain workshop, Gubernur Jawa Tengah akan diminta untuk mempresentasikan Strategi dalam mendorong Jawa Tengah menjadi Tangguhan menghadapi Bencana.

Dalam masa konferensi ini, diharapkan menghasilkan kerjasama-kerjasama lebih lanjut antara Pemirintah Provinsi Jawa Tengah dengan berbagai lembaga yang terlibat. Misal soal ancaman banjir dan rob terhadap Kota Lama, atau apapun yang berkaitan dengan usaha-usaha Jawa Tengah menghadapi ancaman Perubahan Iklim maupun Bencana Alam. (BJ)