Home Lintas Jateng Ganjar Ajak Petani Manfaatkan Aplikasi Petani Jateng 

Ganjar Ajak Petani Manfaatkan Aplikasi Petani Jateng 

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo

Karanganyar, 18/12 (BeritaJateng.net) – Di era digital sekarang ini, penggunaan teknologi merupakan keniscayaan di segala sektor, termasuk pertanian. Karenanya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendorong para petani memanfaatkan aplikasi Petani Jateng. Sebab, melalui aplikasi Petani Jateng, segala persoalan tentang pertanian bisa terpecahkan, tanpa perlu menunggu penyuluh.

“Kalau para petani, kelompok tani bisa kita bantu dengan aplikasi ini, harapannya, apapun masalah pertanian, bisa didiskusikan di situ. Nggak perlu nunggu penyuluh. Termasuk, komoditas apa yang dimiliki untuk dijual, bisa di upload. Saya punya jagung sekian ton. Nggak usah pakai tengkulak. ‘Tengkulake njenengan dewe. Tawakke’. Ini kebiasaan yang mau coba kita dorong. Sehingga, petaninya meningkat,” urainya pada Peluncuran Aplikasi Petani Jateng, Minggu (18/12) di Lapangan Jatiyoso.

Ganjar menceritakan, petani di India sudah menggunakan teknologi informasi sejak lama. Dalam sebuah kelompok tani, pasti ada satu orang yang menguasai teknologi informasi. Dialah yang bertugas mantengi komputer setiap hari.

“(Tahun,red) 2006 saya ketemu petani India. Dalam satu kelompok tani, selalu ada satu orang yang ngurusi komputer. Yang lain ndak bisa dan mengantri. Mereka bertanya, kira-kira komoditas ini harganya berapa. Saat antri, dia (IT) mengatakan, ini lho PR mu. Jualnya kesini, kesini, yang mau beli ini. Jadi mempertemukan petani dan pembeli. Maka, petani mendapatkan manfaatnya,” jelas alumni UGM itu.

Aplikasi Petani Jateng, kini sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh petani di Karanganyar. Salah satunya petani daun bawang, Dwi Hartanto. Saat berdialog dengan Ganjar, dia mengatakan, aplikasi petani Jateng membantunya ketika menghadapi masalah hama.

“Saya sudah mendaftar dan menggunakan aplikasi Petani Jateng. Manfaatnya bisa saling berbagi informasi. Saya pernah tanya soal hama jamur pada daun bawang. Ada yang menjawab dan membantu,” ungkapnya.

Sebagai informasi, selain sebagai sarana saling bertukar informasi, aplikasi Petani Jateng juga dilengkapi dengan fitur artikel yang memuat tulisan para pakar di bidang pertanian, jual produk agar petani dapat menjual produksinya dengan harga yang lebih baik, dan lapor panen yang dilaporkan petani dengansistem aplikasi, sehingga memudahkan calon pembeli mendapatkan informasi.

Fitur lainnya adalah pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani yang membutuhkan modal. Melalui fitur pinjaman KUR, pihak pemberi pinjaman dapat melihat rekam jejak petani dalam produksinya, dan dengan mudah memverifikasi pinjaman. Aplikasi Petani Jateng juga dilengkapi dengan fitur Lapor Pupuk, dimana petani bisa memeroleh informasi pengecer pupuk bersubsidi lengkap dengan lokasinya. (Bj/EL)