Home Hukum dan Kriminal Gagalkan Pencurian Rel KAI, Diberi Penghargaan

Gagalkan Pencurian Rel KAI, Diberi Penghargaan

Lima petugas yang menerima penghargaan dari PT KAI
Lima petugas yang menerima penghargaan dari PT KAI
Lima petugas yang menerima penghargaan dari PT KAI

Semarang, 13/1 (beritajateng.net) – PT KAI Daop 4 Semarang memberikan penghargaan kepada 5 orang petugas PT KAI karena berhasil menggagalkan upaya pencurian barang-barang inventaris berupa jalan rel, bantalan besi, bagian gerbong dan inventaris lain milik KAI yang terjadi pada 6 Januari 2015 sekitar pukul 01:30 WIB di sekitar Stasiun Cepu.

Kelima orang petugas pengamanan PT KAI Stasiun Cepu yang terdiri dari 1 orang pembina bernama Irwan Siswantoro, 2 orang Polsus yakni Kaweco Teguh dan Surya Jaya dan 2 orang satpam Nuryadi dan Bayu Setiaji, melihat 5 orang yang mencurigakan berkumpul disekitar tempat penyimpanan batangan rel dan gerbong bekas.

Humas PT KAI Daop IV Semarang, Suprapto menjelaskan, ketika para pencuri akan beraksi, petugas keamanan menembakan tembakan peringatan sambil berteriak berhenti, lalu diamankanlah 3 orang pelaku, sementara 2 orang berhasil melarikan diri.

Menurutnya, 3 orang tersangka yang berhasil dibekuk adalah Eko Waluyo, Suhadi dan Muttaaqin. Dari tangan tersangka diamankan sebuah tas punggung yg berisi perlatan gergaji besi dan kunci inggris.

Selain itu juga turut diamankan satu buah KBM Carry no pol K 3051 AE warna biru yg bermuatan 18 buah nekas bantalan rel kereta api dam 1 unit sepeda motir honda beat tanpa plat nomor.

Ketiga tersangka selanjutnya diserahkan kepada polsek cepu untuk diproses penyelidikan lebih lanjut, dalam proses penyelidikan, dikembangkan bahwa kelompok ini juga pernah bersangkutan dengan tindak pencurian bantalan besi di stasiun kapuan.

Dalam perkembangannya, diketahui bahwa para tersangka kasus pencurian besi di stasiun kapuan kembali bisa terungkap, serta para petugas kepolisian berhasil menangkap tersangka baru yg bernama Muttaqin, Eko Waluto.

“Sampai saat ini, pihak kepolisian masih terus mengembangakan keterkaitan kelompok ini, dengan jaringan yang lebih luas lagi,” paparnya. (BJ05)