Home Hiburan Fortune Baking Festival Pecahkan Rekor Muri

Fortune Baking Festival Pecahkan Rekor Muri

image

Semarang, 11/6 (BeritaJateng.net)- Fortune Baking Festival kembali pecahkan rekor MURI dengan membuat replika warag ngendog terbesar. Acara digelar di Paragon Mall Semarang, lantai dasar Kamis (11/6). Kegiatan dibuka oleh  Prasetyo Ariwibowo sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Tengah.

Dihadiri pula oleh Intan Indiawan sebagai Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Sri Widiyati sebagai Senior Manager MURI.

Menurut Prasetyo, kegiatan ini bertujuan¬† mengangkat pariwisata Jawa Tengah. “Acara ini bermanfaat karena bisa mendorong industri pengolahan pangan lokal. Sangat mengapresiasi pembelajaran, berkaitan dengan kuliner. Kegiatan ini sebuah stimulus, kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi Kota Semarang. Warak Ngendog, bisa menjadi pendorong event Kota Semarang untuk tumbuh dan berkembang, “paparnya.

“Pebisnis mengoptimalkan bahan-bahan lokal, seperti telo pendem, telo pohung, uwi, gembili dan sukun. Ini merupakan bagian dari kreativitas pebisnis akan kekayaan kuliner nusantara. Ada keunikan, sehingga mampu membawa nama Jawa Tengah, “imbuhnya.

Sri Widiyati mengatakan, Fortune Baking Festival 2015 pecahkan rekor MURI ke Tujuh pada Kamis, 11 Juni 2015. Fortune Cake membuat karya terpopuler dan bisa disaksikan yaitu pembuatan Replika Warak Ngendog Terbesar dari rangkaian Kue Batik Fondant berukuran 2x3x4 meter.

“Angkanya cantik sehingga mudah diingat. Kami mewakili Ketua Umum MURI, Bapak Jaya Suprana mengumumkan sekaligus mengesahkan bahwa Replika Warak Ngendog terbesar dari rangkaian Kue Batik Fondant resmi tercatat di Museum Rekor Indonesia sebagai rekor yang ke 6988, “paparnya.

Agrippina Aileen sebagai Owner Toko Roti Fortune menyampaikan acara Fortune Baking Festival 2015 tersebut merupakan jawaban atas kerinduan para penggemar fondant cake dan berbagi ilmu tentang baking dan bakery di Kota Semarang.

Pemecahan Muri Kali ini berbeda dengan tahun lalu yang hanya menggunakan sekitar 10 ribu roti dan sekarang lebih banyak dengan menggunakan sekitar 2450 roti Bagelen. “Kita telah membuat replika Warak Ngendog dengan bahan roti bagelen berjumlah 2450 roti dengan motif daun dan bunga, “ungkapnya. (Mg-1)