Home News Update FK Undip Angkatan 93 Gelar Reuni Perdana 

FK Undip Angkatan 93 Gelar Reuni Perdana 

IMG-20150816-WA0006

Semarang, 17/8 (BeritaJateng.net) – Setelah hampir kurang lebihnya 20 tahun dari masa-masa kelulusan tidak bertemu dan kumpul bareng, akhirnya Fakultas Kedokteran (FK)  Undip Angkatan tahun 1993 mengadakan reuni perdana.

Acara yang diadakan di Hotel Oak Tree, berlokasi di Palm Hill Estate, Jl. Palm, Papandayan, Gajahmungkur, Semarang, Jawa Tengah. Yang diselenggarakan sejak hari Sabtu (15/8) sampai dengan Minggu (16/8).

Diikuti kurang lebih 80 Alumni angkatan 93, yang datang dari luar kota Semarang, seperti Papua, Kalimantan, Sumatra, Jakarta dan beberapa daerah lainnya di Indonesia.

Acara yang dikemas dalam sebuah tema ‘Bukan temu kangen biasa’ berlangsung meriah dan penuh haru yang di karenakan sudah hampir 20 tahun tidak bertemu.

Salah satu alumni asal Banjarnegara, yang dinas di Kota Bandar Lampung dr. Sekar mengaku merasa senang dan terharu setelah hampir 20 tahun tidak bertemu, karena dipisahkan oleh waktu dan kesibukan masing-masing.

Menurutnya, acaranya cukup sukses dan meriah, karena ini juga reuni yang perdana atau pertama, walaupun masih terkotak-kotak dan kurang menyatu dalam kebersamaan, ya mungkin dikarenakan antara panggung musik dan tempat makan malam terpisah, jadi kurang bisa menyatu.

“Untuk reuni yang akan datang, semoga kita semua bisa lebih menyatu dalam kebersamaan dan tanpa terkotak-kotak, ” harap dr. Sekar untuk panitia reuni.

Selaku wakil ketua reuni dr. Yusuf Suseno mengatakan, tujuan dari reuni ini untuk menjalin tali silaturahmi satu angkatan 93, agar kita semua bisa saling erat dalam kebersamaan, yang mungkin semasa kuliah dulu ada konflik-konflik dan sekat-sekat kecil menjadi hilang dan tambah guyub dengan adanya reuni ini.

Reuni pertama dengan langkah pertama yang cukup krusial dan hasil yang positif untuk kedepannya agar menjadi lebih baik.

dr. Yusuf mengharapkan solidaritas alumni angkatan 93 akan semakin bermanfaat bagi sesama alumni dan masyarakat luas, untuk kedepannya kita akan mengadakan penggalangan dana, yang akan digunakan untuk membantu teman-teman alumni maupun masyarakat luas,  jadi kita siap kapan pun.

“Reuni akan diadakan kembali setiap 3 tahun sekali,” tambahnya.

Acara ditutup dengan pelepasan burung, yang melambangkan harapan, apa yang ada dibeban kita dimasa lalu, seperti pertengkaran-pertengkaran kecil, kita lepaskan.  kita juga melepaskan harapan kita ke langit, agar apa yang kita inginkan dimasa depan dapat tercapai, jelasnya. (MG-3)