Home Hiburan Festival Kartini, Guru Perebutkan Hadiah Rp. 5 juta

Festival Kartini, Guru Perebutkan Hadiah Rp. 5 juta

image

Jepara,7/4 (Beritajateng.net) – Rebutan uang tunai sebesar Rp5 juta oleh para guru, akan menandai dimulainya Festival Kartini ke-3 tahun 2015. Hal itu akan berlangsung di komplek pendapa Kabupaten Jepara, Rabu (8/4), usai Bupati Jepara H. Ahmad Marzuqi membuka secara resmi rangkaian evenbudaya yang akan berlangsung selama dua pekan.

Hal tersebut diungkapkan ketua panitia Hadi Priyanto. “Itu adalah total hadiah untuk dua kegiatan lomba yang akan menandai dimulainya Festival Kartini2015,” kata Hadi Priyanto, Selasa (7/4).

Kedua lomba dimaksud adalah lomba bercerita untukguru SD dan lomba mendongeng untuk guru TK/PAUD yang total pesertanya mencapai170 orang. Mereka adalah wakil dari setiap kecamatan di Jepara.

Sebelum lomba dilaksanakan, kata Hadi, terlebih dahulu akan diawali dengan pencanangan festival Kartini secara resmi oleh bupati, di pendapa kabupaten.“Sesudah pencanangan, peserta lombabercerita untuk guru SD tetap di tempat untuk mengikuti lomba, sedangkanpeserta lomba mendongeng untuk guru TK/PAUD ke serambi belakang rumah dinas bupati,” katanya.

Dimaksudkan untuk meningkatkan kecintaan generasi muda pada nilai-nilailuhur kearifan budaya lokal, materi cerita dan dongeng yang dilombakan adalahseputar legenda Jepara perjuangan Ratu Kalinyamat, RA. Kartini, hingga peran keduatokoh perempuan ini dalam menggapai kejayaan Jepara dan memajukan ukir sertabatik Jepara.

“Karena Festival Kartini memang kamiharapkan dapat membangkitkan kecintaan kita pada kebudayaaan warisan leluhur Jeparadengan segala produknya, yang jika terus dikelola dengan baik, dapat menjadipenopang perekonomian masyarakat,” lanjutnya.

Karena itulah, 37 kegiatan yang terangkai dalam festival ini selaras dengan keinginan tersebut. Sehari setelahpencanangan, rangkaian festival disambung dengan kirab budaya buka luwur makamRatu Kalinyamat dan Sunan Hadirin. Selanjutnya ada Jepara Batik Tenun FashionWeek (11/4), bumi Kartini Expo (18-21 April, di alun-alun), pentas wayang kulitdengan sinden, bintang tamu hingga pengrawit perempuan (18/4, alun-alun), dan pentas kethoprak Sang Pamomong  (19/4,alun-alun).Even lainnya adalah JeparaKultural Festival (20/4, alun-alun), Lomba mengukir berbagai tingkatan hinggakhusus perempuan (18/4, alun-alun), serta eksplorasi potensi batik dan tenunJepara dalam Jepara Carnival (21/4, jalan pemuda). (Bj18)