Home News Update Fakultas Pariwisata Unisbank Gelar Ujian Sertifikasi

Fakultas Pariwisata Unisbank Gelar Ujian Sertifikasi

Semarang, 27/5 (BeritaJateng.net) – Fakultas pariwisata Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Gunadharma Utama menyelenggarakan ujian sertifikasi profesi. Sebanyak 98 orang mengikuti ujian berupa pengetahuan dan ketrampilan.

Terdapat 4 profesi pariwisata yang diujikan, yaitu Food Beverage Service, Food Product, Housekeeping dan Front Office. Ujian sertifikasi profesi pariwisata ini diselenggarakan di Gedung D.6.1 Kampus Unisbank Kendeng Semarang.

Dekan Fakultas pariwisata Unisbank Semarang Artin Bayu Mukti,A.Par.,M.Par menuturkan, ujian kompetensi ini merupakan sarana untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pelaku pariwisata.

Dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) memaksa para pelaku pariwisata harus bersaing dengan tenaga kerja asing.

“Jika tidak disiapkan mulai dari sekarang, kita khawatir nanti pelaku pariwisata akan didominasi tenaga asing,” jelas Artin Bayu.

Bayu menambahkan, para peserta ujian sertifikasi juga mendapatkan tambahan pengetahuan dan ketrampilan juga dari Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang, khususnya profesi Food Beverage Service.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Drs. Giarsito Sapto Putranto dari Dinas Pariwisata Kota Semarang. Dalam sambutannya Giarsito memberikan apresiasi terhadap kegiatan ujian sertifikasi ini.

Dengan mempunyai sertifikat kelulusan ujian sertifikasi, maka ini dapat dijadikan parameter akan kualitas pelaku pariwisata. Kualitas produk itu tidak lepas dari bagaimana pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki pelaku pariwisata itu sendiri.

“Hal ini sejalan dengan kampanye pemkot Semarang, Ayo berwisata ke Semarang,” jelasnya.

Sedangkan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Gunadharma Utama Vera Dhamayanti mengungkapkan, ini adalah awal kerjasama yang baik dengan Fakultas Pariwisata Unisbank Semarang.

“Kita sama sama mempunyai komitmen untuk terus menerus meningkatkan kapasitas para pelaku pariwisata,” jelasnya. (BJ)