Home News Update Dukungan Minimal 6,5 Persen Dari Total Penduduk Jadi Syarat Calon Perseorangan

Dukungan Minimal 6,5 Persen Dari Total Penduduk Jadi Syarat Calon Perseorangan

P_20150518_145108

Semarang, 18/5 (BeritaJateng.net) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menyebutkan calon perseorangan yang maju dalam pemilihan kepala daerah harus mendapatkan dukungan minimal 6,5 persen dari total penduduk wilayah tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Ketua KPU Kota Semarang, Henry Wahyono usai Pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang 2015 di Gedung Mochammad Ihsan Kompleks Balai Kota Semarang.

“Pada 24 Mei mendatang, kami akan umumkan kepada seluruh masyarakat Kota Semarang mengenai syarat-syarat bagi calon perseorangan,” kata Henry.

Henry menjelaskan bentuk dukungan bagi calon perseorangan ditunjukkan dengan kartu tanda penduduk (KTP) dan tanda tangan dukungan sebesar 6,5 persen dari 1.622.520 jiwa pendudukan Kota Semarang.

“Syaratnya (dukungan, red.) kan 6,5 persen dari total penduduk. Kalau dari 1.622.520 jiwa penduduk Kota Semarang, berarti dukungannya harus ada sekitar 105 ribu sekian jiwa,” katanya.

Untuk mencegah manipulasi data dukungan dari calon perseorangan, kata dia, KPU Kota Semarang telah menyiapkan sistem informasi pencalonan (Silon) yang menggunakan sistem komputerisasi.

Jadi, kata dia, nantinya tidak mungkin ada orang yang memanipulasi bentuk dukungan, mislanya satu orang pendukungnya dituliskan sampai dua atau lima kali untuk memenuhi syarat 6,5 persen.

“Tidak bisa nanti, misalnya ada orang ‘gabrul’. Satu orang ditulis sampai lima kali, atau dua kali. Begitu ada yang ganda (data, red.) maka langsung terdeteksi dengan sistem itu,” katanya.

Ia menjelaskan penerapan Silon memang ditujukan mencegah potensi kegandaan dan pencatutan nama untuk dukungan pada calon perseorangan yang berkeinginan maju pada Pilwakot Semarang 2015.

“Ini (Silon, red.) yang akan kami sosialisasikan kepada tim kampanye bakal calon perseorangan nantinya. Untuk calon perseorangan, posisinya ya pasangan, calon wali kota dan wakil,” katanya.

Yang jelas, kata Henry, KPU Kota Semarang pada 24 Mei 2015 bakal mengumumkan syarat-syarat calon perseorangan yang ingin maju pada Pilwakot Semarang 2015 kepada seluruh masyarakat Kota Semarang.

“Kami akan mengumumkan kepada seluruh masyarakat, media, partai politik, tokoh masyarakat, dan sebagainya perihal syarat calon perseorangan ini. Mudah-mudahan, nanti banyak yang mendaftar,” pungkasnya. (Bj05)