Home Ekbis Duh…Nilai Tukar Rupiah Loyo, Harga Elektronik Naik

Duh…Nilai Tukar Rupiah Loyo, Harga Elektronik Naik

foto : ist

Semarang, 18/12 (Beritajateng.net) – Nilai tukar rupiah terhadap valuta asing, khususnya dollar Amerika minggu ini sempat mendekati Rp13.000. Melemahnya rupiah itu mempengaruhi harga perangkat elektronik built-up.
“Seperti produk kamera digital, camcorder, televisi premium, air conditioner, mesin cuci dan lemari es side by side yang masih di import langsung dari prinsipal di luar negeri,” kata praktisi bisnis ritel elektronik, yang juga Managing Director Superstore Global Elektronik Semarang Gouw Andy Siswanto, Kamis (18/12).

Ia mengatakan kenaikan bertubi-tubi juga terjadi pada bahan baku seperti plastik, besi, baja, dan karton. Sedangkan listrik, BBM (Bahan Bakar Minyak) sudsidi dan UMR (Upah Minimun Regional) juga mempengaruhi biaya produksi. Sebab itu diperkirakan diawal tahun depan perangkat elektronik akan naik bertahap 3-11 persen.
“Untuk mengantisipasi kenaikan harga ini industri elektronik melakukan berbagai efisiensi, agar harga tetap kompetitif, diantaranya juga meningkatkan berbagai promo akhir tahun ini untuk menghabiskan stock barang,” kata Branch Manager PT. Samsung Electronics Indonesia Sinarta Gunawan.

Pameran HomeTech 2014

Andy menambahkan, bagi konsumen elektronik yang bijak, belanja beragam perangkat elektronik sekarang ini lebih menguntungkan mengunakan kartu kredit. Menurutnya selisih harga naik dan harga promo bisa terpaut 20 persen lebih murah. “Terlebih mengunakan kartu kredit Mandiri bisa dicicil 12 bulan tanpa bunga dan biaya administrasi,” kata Andy.

Pameran Home Tech 2014 akan berlangsung sampai hari Selasa (30/12) mendatang. Selain harga dijamin panitia tidak naik, pameran masih berlakukan berbagai promo, seperti cashback Samsung total Rp30.000.000, cashback Sony Rp3.000.000, hadiah langsung merek Sharp, trade-in (tukar tambah), voucher belanja, hadiah langsung Samsung Galaxy Note4, air purifier (pembersih udara kesehatan), mobile phone dan masih banyak lagi.

Pameran akhir tahun itu didukung 11 perbankan, dan clearance sale dari 18 merek branded memamerkan product discontinue korting hingga 80 persen. Minggu pertama terjual habis sebanyak 380 unit, akhir pekan ini pabrik menambah lagi 500 unit. Penawaran ini sangat special, karena itu setiap pembeli hanya berhak membeli 1 unit saja. “Manfaatkan harga murah ini untuk mendapatkan beragam perangkat elektronik menyambut Natal dan Tahun Baru 2015,” kata Harwiyono ketua pelaksana harian pameran HomeTech 2014 yang ke-21 kalinya.(BJ)