Home Headline Dugaan Korupsi Dana PNPM MP di Tegal, Anida Dituntut 7,5 Tahun

Dugaan Korupsi Dana PNPM MP di Tegal, Anida Dituntut 7,5 Tahun

 

SEMARANG, 13/2 (BeritaJateng.net) – Mantan ketua Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM MP) Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal Anida Wuryaningrum dituntut jaksa Kejari Slawi Teguh selama tujuh tahun dan enam bulan penjara dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (13/2).
Selain itu, terdakwa juga dikenakan denda sebesar Rp 200 juta setara tiga bulan kurungan.
Jaksa juga menuntut terdakwa membayar ganti rugi Rp 580 juta, ketentuannya jika satu bulan tak dibayarkan maka harta bendanya dilelang untuk negara.
“Jika harta bendanya tidak mencukupi, maka diganti hukuman pidana penjara tiga tahun dan enam bulan,” tandas jaksa Teguh dalam sidang dugaan korupsi dana PNPM MP.
Anida dituntut bersalah telah melakukan perbuatan sebagaimana pasal 2 juncto pasal 18 UUndang-Undang (UU) Nomor 31/ 1999 yang diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20/ 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Terdakwa dalam perkara ini didampingi kuasa hukumnya, Taufik. Atas tuntutan jaksa tersebut, Anida akan mengajukan pleidoi atau pembelaan pada sidang berikutnya.
Tindak pidana dilakukan Anida yang ketika itu menjabat ketua UPK PNPM Jatinegara pada 2014- 2015.
Terdakwa memimpin 30 kelompok penerima bantuan pinjaman dana bergulir PNPM MP diwilayahnya. Jumlah pinjaman Rp 1 miliar, yang digunakan hanya Rp 529 juta. Dana itu macet, terdakwa juga mengakui telah menggunakannya untuk usaha. (WR/EL)

Advertisements