Home Hukum dan Kriminal Dugaan Korupsi BKK Pekalongan Siap Disidangkan

Dugaan Korupsi BKK Pekalongan Siap Disidangkan

SEMARANG, 2/6 (BeritaJeteng.net) – Kasus dugaan pembobolan dana kredit nasabah di Perusahaan Daerah (PD) Badan Kredit Kecamatan (BKK ) Pekalongan Utara, Kota Pekalongan dengan tersangka Taufik dan Senoaji telah dilimpahkan penuntut umum ke pengadilan Tipikor di Semarang.

Dugaan penyimpangan dilakukan dengan memanipulasi data-data kepegawaian, persyaratan-persyaratan permohonan kredit nasabah pada PD BKK Bank Pekalongan Utara, maupun manipulasi data-data lainnya.

Dugaan penyimpangan terjadi pada kurun waktu mulai Bulan Juli 2010 hingga Januari 2011 dengan kredit yang dikucurkan Rp.1.069.142.500. Besaran yang dikucuran itu telah membuat Kerugian negara itu sebagai kehilangan atas modal awal pendanaan PD BKK Pekalongan Utara yang berasal dari APBD Pemprov Jawa Tengah dan Pemkot Pekalongan.

Panitera Muda Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Tipikor Semarang, Heru Sungkowo SH membenarkan telah menerima pelimpahan perkara tersebut.

“Sudah kami terima berkas perkaranya. Ada dua tersangka. Pertama perkara nomor 73/ Pid.Sus-TPK/2016/PN.Smg untuk tersangka Taufik Senoaji AMd, mantan bendahara pada Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan tahun 2010. Kedua, nomor 74/Pid.Sus-TPK/2016/PN.Smg untuk tersangka Sholikul Marom, Kasie Pemasaran BPR BKK Kabupaten Pekalongan. Perkaranya dilimpahkan pada 26 Mei lalu,” kata dia kepada wartawan di kantornya.

Atas pelimpahan itu, Heru mengatakan, telah ditetapkan jadwal sidang pemeriksaan perkara keduanya.

“Sidang perdana digelar 6 Juni dengan majelis hakim Sulsitiono SH, Antonius Widijantono SH dan Robert Pasaribu SH MH,” kata Heru. (mg2)