Home Headline Dua Residivis Spesialis Curat Asal Surabaya Jawa Timur Dibekuk Polisi

Dua Residivis Spesialis Curat Asal Surabaya Jawa Timur Dibekuk Polisi

BLORA, 27/7 (BeritaJateng.net) – Satuan Unit Reskrim Polsek Cepu, Polres Blora, Jawa Tengah bersama Tim Resmob Satreskrim Polres Blora, mengamankan dua orang  pria di duga pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan, Kamis (22/7/2021).

Keduanya bernama J dan DBR, warga Kecamatan Wonokromo Surabaya Jawa Timur. Pelaku ditangkap diwilayah kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, saat berada di rumah kostnya.

Kapolsek Cepu AKP Agus Budiana,SH mengungkapkan bahwa kejadian berawal dari laporan korban bernama Ahmad Faim, (43) warga kecamatan Cepu bahwa pada Sabtu, 10 Juli 2021 sekira pukul 17.30 wib telah terjadi tindak pidana pencurian di rumahnya, di kampung Megalrejo Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora.

“Awalnya sekira pukul 09.30 wib korban pergi ke toko miliknya di desa Kentong, dan pintu rumah telah terkunci semua, rumah dalam keadaan kosong,” ungkap Kapolsek Cepu AKP Agus Budiana,SH, Selasa, (27/07/2021).

Sekira pukul 17.30 Wib, lanjut Kapolsek, korban pulang dari toko. Sampai di rumahnya di Kampung Megalrejo gang Sendang 2 No. 2 RT. 05 RW 14 Balun, korban mendapati pintu gerbang dalam keadaan terbuka dan kunci gembok sudah tidak ada.

“Kemudian korban masuk ke dalam halaman diketahui pintu samping terbuka, lalu korban masuk kedalam rumah, pintu belakang dan pintu kamar sudah dalam keadaan terbuka, dan lemari baju, tempat menyimpan emas dan uang tunai dalam keadaan acak acakan,” jelas Kapolsek AKP Agus Budiana.

Singkat cerita, emas murni berbentuk koin, kalung emas berbentuk pipih dengan gandul berbentuk daun, anting emas bayi, serta uang tunai sebesar Rp. 7.000.000,- dan sebuah jam tangan pria merk alexandre christie warna hitam variasi kuning, satu buah Handphone merk OPPO type A92 warna hitam hilang.

Mendapat laporan itu, Kapolsek memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Budi Santoso,SH bersama tim gabungan Unit Reskrim Polsek Cepu bersama Tim Resmob Satreskrim Polres Blora untuk melakukan penyelidikan dan tersangka berhasil ditangkap di wilayah kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 27.800.000,- ( dua puluh tujuh juta delapan ratus ribu rupiah), dan pelaku di jerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata kedua pelaku adalah residivis yang sebelumnya pernah mendekam di Lapas Medaeng Surabaya.

Tersangka telah melakukan aksi yang sama dengan 11 TKP berbeda di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur, yaitu di wilayah Blora Jawa Tengah 6 TKP, Bojonegoro Jawa Timur, 3 TKP dan
Gresik, Jawa Timur 2 TKP, Total 11 TKP. (Her/El)

Advertisements