Home News Update Dua Petahana Maju Pilkada, Netralitas ASN Dan Kades Dikawal Ketat

Dua Petahana Maju Pilkada, Netralitas ASN Dan Kades Dikawal Ketat

773
Para kades dan ASN Deklarasi anti politik uang dan netralitas.
        KARANGANYAR, 23/1 (BeritaJateng.net) – Netralitas aparat sipil Negara (ASN) dan para kepala di Kabupaten Karanganyar menjadi sorotan. Pasalnya dua petahana yakni Juliyatmono dan Rohadi Widodo, keduanya maju dalam  pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang.
        Netralitas aparat sipil negara (ASN) dan para kepala desa diperlukan agar mereka tidak terjebak dalam politik praktis. Untuk itulah Panwaslu Karanganyar perlu melakukan  sosialisasi  netralitas perangkat desa dan ASN.
         “Ini sebagai bentuk pencegahan agar tidak terjerat regulasi netralitas. Terlebih lagi kedua calon merupakan petahana,” jelas Ketua Panwas Karanganyar Kustawa Esye, Selasa (23/1/2018).
          Secara otomatis, ucap Kustawa netralitas ASN dan juga kepala desa merupakan indeks kerawanan pemilu yang disoroti dan terus disoroti dan dikawal ketat.
           Apabila diketahui ada ASN yang tidak netral akan dikenakan sanksi mulai dari penurunan jabatan satu tingkat, penghentian gaji sampai dengan  penghentian tidak dengan hormat.
        Demikian juga dengan kampanye hitam hingga adanya politik uang yang dimungkinkan bisa saja terjadi, menurut Kustawa sulit untuk diberantas.
Biasanya politik  uang dilakukan secara massif dan terstruktur.
          “Namun kita akan melakukan kampanye gerakan anti politik uang,” lanjutnya.
           Terkait adanya kampanye hitam utamanya yang ada di media sosial,  Panwas Karanganyar bekerjasama dengan aparat kepolisian untuk melakukan pemantauan. (Db/El)