Home Headline Dua Pengedar Sabu-sabu Ditangkap Polisi

Dua Pengedar Sabu-sabu Ditangkap Polisi

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Solo, 13/3 (BeritaJateng.net) – Satuan Narkoba Kepolisian Resor Kota Surakarta berhasil menangkap dua pelaku yang diduga pengedar narkoba jenis sabu-sabu di dua tempat berbeda di wilayah Solo dan Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Kepala Polresta Surakarta Kombes Pol Ahmad Luthfi melalui Kasubag Humas AKP Sis Raniwati di Solo, Jumat, mengatakan dua pelaku yang diduga pengedar tersebut, yakni AE(37,) warga Semanggi Pasar Kliwon Solo dan Syt (40) warga Ngembalpadas, Gemolong Sragen.

Menurut Sis Raniwati, kedua tersangka merupakan satu jaringan, dan saat penangkapan ditemukan sebanyak 12 paket sabu-sabu yang dibungkus pplastik transparan siap edar.

Sis Raniwati menjelaskan bahwa Satuan Narkoba berawal melakukan penangkapan terhadap AE di rumahnya Semanggi Solo, pada Kamis (12/3) sekitar pukul 07.30 WIB.

Petugas saat melakukan penggeledahan di rumah tersangka berhasil menemukan sejumlah barang bukti, antara lain berupa empat paket sabu-sabu, kotak warna orange, satu handphone, kartu ATM BRI, dan empat lembar bukti transfer BRI.

Penyidik kemudian melakukan pengembangan kemudian berhasil menangkap tersangka lainnya di rumahnya, Desa Ngembatpadas, Gemolong Sragen, sekitar pukul 11.00 WIB bersama barang bukti delapan paket sabu-sabu, sebuah handphon Nokis, tiga bundel plastik klip, uang tunai Rp700 ribu, dan timbangan digital.

Kedua tersangka mengakui jika barang haram tersebut merupakan miliknya, dan keduanya kemudian kini sedang menjalani pemeriksaan untuk proses hukum lebih lanjut.

Sis Raniwati menjelaskan tersangka AE mengaku barang sabu-sabu tersebut dibeli dari orang yang belum dikenalnya berinisial S warga Sragen dengan harga Rp1,1 juta. Sedangkan, tersangka Syt membeli sabu-sabu dari AE, dengan harga Rp350 ribu per paket.

Kedua tersangka secara tanpa hal dan melawan hukum menerima, menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan I dan atau memiliki menyimpan atau menguasai Nrakotikan bagi diri sendiri sebagaimana di atur Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) dan atau pasal 127 ayat (1) huruf a Undang Undang RI No.35/2009, tentang Narkotika.

Kedua tersangka diancam pidana paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun penjara serta denda minimal Rp1 miliar. (ant/BJ)