Home Headline Dua Pelaku Pembegalan Di Bekuk Polisi

Dua Pelaku Pembegalan Di Bekuk Polisi

IMG_00219

Kendal, 8/6 (BeritaJateng.net) – Dua pelaku perampokan yang mengakibatkan sopir mobil rental terluka parah, akhirnya, berhasil dibekuk jajaran Reskrim Polres Kendal kurang dari 12 jam setelah kejadian, Minggu (7/6) petang lalu.

Sebelumnya, satu pelaku yang masih berada didalam mobil berhasil ditangkap warga saat terhenti di sebuah rumah makan, sedangkan satu lagi pelaku yang kabur melarikan diri dapat dibekuk petugas di rumahnya.

Aksi perampokan dengan kekerasan ini sudah direncanakan pelaku dan berencana hasil penjualan mobil digunakan untuk membeli senjata api. Kurang dari 12 jam, dua pelaku pencurian dengan kekerasan berhasil dibekuk polisi.

Dua tersangka pelaku perampokan yang ditangkap masing-masing bernama Muhammad Sakir (20) warga RT 01 RW 03 dan Nur Kasan (24) warga RT 03 RW 04, keduanya merupakan warga Dukuh Dinding Desa Purwokerto Kecamatan Brangsong Kendal.

Muhammad Sakir ditangkap warga yang kemudian diserahkan polisi, usai kejadian setelah korbannya Saiful Mujab warga Kedungwuni Pekalongan melawan dan berteriak minta tolong. Sedangkan tersangka Nur Kasan diamankan polisi setelah rekannya menunjukan tempat persembunyiannya di kampung halamannya di Brangsong.

Otak perampokan mobil rental, Muhamad Sakir mengatakan sudah merencanakan aksinya. Ia sendiri yang menelpon korban yang mempunyai jasa persewaan mobil. Muhamad Sakir kemudian mengajak Nur Kasan, dengan dalih akan memperbaiki CCTV.

Muhamad Sakir mengemudikan mobil korban bernomor polisi G 8430 GC dan tersangka Nur Kasan duduk di bangku belakang. Tersangka Nur Kasan mengaku, diperintahkan Muhamad Sakir untuk membacok korban saat diperjalanan.

“Rencananya usai membacok korban saya akan diantar pulang dan menerima imbalan dari Sakir. Lalu senjata tajam jenis celurit yang saya gunakan untuk membacok korban, kemudian saya buang saat pulang ke rumah,” kata Khasan.

Kasat Reskrim Polres Kendal, IPTU Fiernando Andriansyah mengatakan motif kedua tersangka yakni ingin memiliki mobil milik korban. “Dengan berpura-pura menyewa mobil, kedua tersangka sudah merencanakan akan menghabisi korban saat dalam perjalanan,” ujar Kasatreskrim.

Dari pengakuan tersangka, rencananya mobil hasil pencurian akan dijual di luar daerah. “Selain uang dibagi dua dan digunakan untuk foya-foya, tersangka Muhamad Sakir berencana akan membeli senjata api,” imbuhnya.

Senjata api nantinya akan digunakan untuk melakukan aksi pencurian lagi dengan sasaran yang sama. Keduanya masih menjalani pemeriksaan untuk membongkar sindikat pencurian mobil rental dengan modus melukai sopir.

Sedangkan korban Saiful Mujab masih menjalani perawatan di RSI Weleri Kendal setelah mengalami luka bacok di pipi dan dagu serta mendapat puluhan jahitan. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, bahwa sopir mobil rental asal Pekalongan menjadi korban perampokan di Kendal dan dibacok dua orang yang berpura-pura menyewa mobil dan minta diantarkan ke Tegal. (BJ19)