Home News Update Drs Subeno : Bekerja Tuntas

Drs Subeno : Bekerja Tuntas

1198
Drs Subeno, SE, M.Si. kepala Dinbudparpora Purbalingga.

BAGI Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Dinbudparpora) Purbalingga, Drs Subeno, SE, M.Si, semangat kerja yang ditanamkan bagi dirinya dan mitranya di dinas, adalah kerja ikhlas, kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas. Semangat itu sudah ditanamkan jauh hari ketika Subeno bergabung di Dinbudparpora, 22 Januari 2015. Subeno, tidak pernah menganggap stafnya sebagai anak buah, tetapi sebagai mitra kerja.

“Saya tidak pernah menyebut staf saya sebagai anak buah, kita semua mitra untuk bekerja melayani masyarakat,” tutur Subeno.

Subeno yang selalu menanamkan prinsip bekerja prosedural dan disiplin dalam berbagai hal kepada mitranya, ingin menepis dan membuang jauh penyakit birokrasi yang melekat di jajaran PNS. Penyakit birokrasi itu sudah saatnya ditinggalkan. Warisan kolonial seperti PNS itu elitis, otoriter, menjaga jarak, patron-client dan minta dilayani, harus dibuang jauh.

“Penyakit lain di birokrasi seperti sumberdaya manusia yang lemah, vested interes, munafik dan invidualis, juga sudah harus dibuang jauh-jauh. Birokrasi sekarang harus melayani dan juga memikiki semangat entrepreneur,” kata lelaki kelahiran Purbalingga, 12 Agustus 1961 ini.

Birokrasi yang memiliki semangat entrepreneur, lanjut Subeno, adalah birokrasi yang mampu bertindak sebagai katalisator, sebagai abdi masyarakat, kompetitif, fokus pada visi misi, berorientasi hasil, berorientasi pelanggan, berorientasi wirausaha, antisipatif, desentralisasi dan berorientasi pasar. Sedang birokrasi yang melayani atau services adalah birokrasi yang kapabel, berpikir lebih cepat, berfikir ulang, dan berfikir lintas sektor.

“Birokrasi juga harus memiliki kultur yang tidak koruptif, berprestasi, pragmatis, berorientasi pada pelanggan dan tidak diskriminatif. Dan hal yang tak kalah penting juga, birokrasi harus terus berubah, artinya terus berionovasi dan adaptif,” kata bapak dua orang anak, Dhiksa Olya W, ST, dan Gilang Hanu Pramatatya, STP, M.Sc, hasil pernikahannya dengan Harsini, S.Pd, M.Si.

Pria yang aktif dalam berbagai organisasi ini seperti ketua I Yayasan Pendidikan Teknik (YPT) Purbalingga, ketua YPLP PGRI, wakil ketua Kwarcab, wakil ketua GNOTA, pengurus Dewan Pendidikan, ketua Percasi, ketua KSP Gatra, dan sejumlah oraganisasi lain, terus menanamkan kemitraan dengan berbagai pihak yang harus dilayaninya.

Subeno, menjadikan kantor Dinbudparpora sebagai rumah kedua bagi pegiat budaya, pelaku pariwisata, pemuda dan olah raga. Subeno juga menjadikan dirinya serta jajarannya sebagai orang tua kedua bagi pegiat budaya, pelaku pariwisata, pemuda dan olahraga.

“Dengan menjadikan Dinbudparpora sebagai rumah kedua, dan menjadikan kita sebagai orang tua kedua, maka saya yakin, akan bisa menjadikan Purbalingga sebagai tujuan wisata utama di Jateng, kota budaya, kota ramah pemuda dan berprestasi dibidang olah raga,” kata lelaki yang hobi bermain catur di laptop ini. (BJ33)

Advertisements