Home DPRD Kota Semarang DPRD : Pasar Peterongan Harus segera Dibangun

DPRD : Pasar Peterongan Harus segera Dibangun

Sidak DPRD

Semarang, 23/4 (BeritaJateng.net) – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang meminta kepada Dinas Pasar Kota Semarang harus kencang dalam melakukan pembangunan Pasar Peterongan satu tahun anggaran. Hal ini disampaikan Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Mualim di Balaikota, Semarang, Kamis.

Menurut Mualim, Tahun 2015 ini, pembangunan Pasar Peterongan harus rampung.

“Jangan sampai pengalaman proyek pembangunan Pasar Bulu yang sampai tiga tahap terjadi di Pasar Peterongan. Sebab ini menggunakan uang rakyat. Kalau molor,  dampaknya akan merugikan kita semua,” tegasnya.

Mualim berharap agar Dinas Pasar Kota Semarang dapat mengendalikan para pedagang agar bisa menempati kios di penampungan secepatnya dan pasar segera dibangun.

“Tetapi kalau Dinas Pasar berani bahwa pembangunan pasar dengan lantai 2 bisa dibangun dalam waktu lima bulan maka tidak masalah, bila  pedagang menghendaki pindah di tempat penampungan setelah Lebaran,” katanya.

Tetapi, Mualim meragukan bila pembangunan Pasar Peterongan hanya dibangun hanya dalam waktu lima bulan saja.

“Kami meragukan pembangunan Pasar Peterongan nanti bisa rampung dalam waktu lima bulan saja,” tambah Mualim.

Dikatakan Mualim, Dinas Pasar Kota Semarang harus mengebut kencang agar pembangunan Pasar Peterongan dengan dua lantai selesai dibangun pada tahun ini, untik itu pembangunannya harus segera dilakukan, sebelum Lebaran.

“Kalau para pedagang minta pindah di penampungan  setelah Lebaran, berarti, bulan Agustus, Pasar peterongan baru dikosongkan dan dalam waktu lima bulan karena pembangunan dimulai bulan Agustus, kami nilai ini tidak mungkin,” katanya.

Tetapi, lanjut Mualim, bila memang Dinas Pasar berani memberikan toleransi kepada para pedagang menempati lokasi penampungan benar-benar usai Lebaran sekitar awal bulan Agustus, silahkan saja.

“Apakah ada kontraktor yang berani membangun Pasar Peterongan dua lantai dan harus jelas dilampiri perjanjian tertulis dan transparan,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Pasar Kota Semarang, Trijoto Sardjoko dalam sosialisasi kepada para pedagang terhadap tempat penampungan menolak pemindahan ke tempat penampungan sementara setelah Lebaran.

Trijoto minta agar para pedagang bisa kompromi.

“Kalau bicaranya masalah pokok’e mau pindah setelah Lebaran maka, apabila pembangunan Pasar Peterongan molor hingga sampai tahun 2016, kerugiannya sangat besar,” katanya. (Bj05)