Home DPRD Kota Semarang DPRD Kota Semarang Kebut Rancangan APBD 2017

DPRD Kota Semarang Kebut Rancangan APBD 2017

Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang

Semarang, 29/11 (BeritaJateng.net) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Kota Semarang mengebut pembahasan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017.

“Kami sebenarnya sudah memberikan ‘warning’ mengenai keterlambatan penyerahan dokumen KUA-PPAS dari Pemkot Semarang,” kata Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi di Semarang, Selasa.

Politikus PDI Perjuangan itu menjelaskan DPRD sebenarnya sudah menyurati pemkot untuk segera menyampaikan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

Secara regulasi, kata dia, sudah jelas bahwa keputusan mengenai APBD tahun berikutnya harus dilakukan sebulan sebelum pelaksanaan, namun sistem penganggaran pemkot yang kurang tertib.

“Di media pun kami juga sudah menyampaikan bahwa 30 November 2016 merupakan hari terakhir memutuskan APBD 2017. Namun, ternyata ada keteledoran dari tim anggaran pemkot,” katanya.

Dari Pemkot Semarang, kata dia, sudah meminta maaf sehingga pembahasan RAPBD 2017 bisa dilakukan meski dalam waktu yang mepet, yakni kurang lebih tiga hari pembahasan harus dikebut.

Namun, Supriyadi optimistis pembahasan RAPBD 2017 bisa selesai tepat waktu dengan adanya komitmen dari kalangan DPRD Kota Semarang dalam tugasnya untuk mengawal kepentingan masyarakat.

“Konsekuensinya, memang harus lembur sampai malam hari. Ya, ini jadi catatan buruk kinerja TAPD (tim anggaran pemerintah daerah). Ke depannya, jangan sampai terulang,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengakui adanya miskomunikasi atas pemahaman dari jajarannya mengenai Undang-Undang Nomor 32/2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Mengenai batas akhir untuk bisa menyelesaikan APBD tahun berikutnya harus satu bulan sebelumnya. Angka satu bulan ini masih jadi ‘debatable’ sampai dua hari yang lalu,” katanya.

Namun, Hendi, sapaan akrab wali kota menyatakan sudah menyampaikan permintaan maaf atas adanya miskomunikasi yang membuat pembahasan anggaran tahun depan menjadi mepet waktunya.

“Meski demikian, kami berkomitmen pembahasan akan diselesaikan sampai 30 November 2016. Ya, mungkin pembahasan akan dilakukan sampai malam hari. Kemarin juga baru selesai jam satu pagi,” tegasnya. (EL)

Advertisements