Home Ekbis DPRD Jateng Minta Saham TMJ Tidak Dijual

DPRD Jateng Minta Saham TMJ Tidak Dijual

Wahyudin Noor Ali anggota Komisi C DPRD Jateng.
Wahyudin Noor Ali anggota Komisi C DPRD Jateng.
Wahyudin Noor Ali anggota Komisi C DPRD Jateng.

Semarang, 7/2 (BeritaJateng.net) – PT Trans Marga Jateng (TMJ), anak perusahaan PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT) yang bergerak di bidang pembangunan dan operasionalisasi Jalan Tol Semarang-Solo merencanakan akan menjual saham yang dimilikinya kepada pihak ketiga. Rencana ini meski sudah mendapat lampu hijau dalam RUPS perusda tersebut, ditentang oleh kalangan anggota DPRD Jawa Tengah.

Wahyudin Noor Ali, Anggota Komisi C DPRD Jawa Tengah minta agar Pemprov Jateng khususnya PT SPJT tidak tergesa gesa menjual saham PT TMJ. Penjualan saham perusahaan yang jelas-jelas memiliki prospek yang menguntungkan dinilai sebagai langkah yang tidak tepat.

“Jalan Tol Semarang-Solo merupakan jalan yang memiliki prospek bagus, sangat tidak masuk akal kalau malah saham yang dimiliki dijual,” ungkapnya saat dihubungi, Sabtu (7/2).

Kalau mau menjual saham, jelas pria yang akrab dipanggil dengan nama Goyud ini, lebih baik menjual perusahaan atau perusda yang selama ini hanya membebani APBD dan tidak memberikan kontribusi kepada PAD. Didesak perusda mana yang sebaiknya dijual, Goyud menjawab dengan diplomatis.

“Wartawan kan lebih tahu mana perusda yang sehat dan mana yang tidak,” tegasnya.

Penjualan saham atau aset, tambah Goyud, jelas ada ketentuan yang mengikat dan harus dilakukan oleh Pemprov. Jadi tidak asal menjual namun ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi.

“Penjualan saham atau kekayaan yang nilainya lebih dari Rp. 5 miliar (diluar tanah dan bangunan) harus mendapat persetujuan dewan,” ungkapnya.

Menurut Goyud, rencana penjualan saham PT TMJ sampai saat ini belum pernah diajukan untuk mendapat persetujuan dewan. (BJ013)

Advertisements