Home News Update DPRD Jateng Minta Gubernur Hentikan Lelang Jabatan

DPRD Jateng Minta Gubernur Hentikan Lelang Jabatan

Semarang, 23/12 (Beritajateng.net) – Ketua Komisi A DPRD Jawa Tengah Masruhan Samsurie minta kepada Gubernur Ganjar Pranowo untuk menghentikan pelaksanaan lelang jabatan. Lelang ini dinilai tidak lebih baik dibanding cara lama yang menggunakan promosi jabatan melalui Baperjakat.

“Lelang jabatan sepintas memang lebih transparan dan diperoleh pejabat yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan. Tapi ada kekurangan yang ternyata mengganggu soliditas birokrasi,” ungkap Masruhan kepada wartawan di Gedung Berlian Jalan Pahlawan, Selasa (23/12).

Masruhan menilai, motivasi PNS dalam menjalankan kewajibannya sebagai abdi negara tidak optimal karena jenjang kariernya tidak lagi jelas karena harus melalui lelang dan bukan karena prestasi yang dia tunjukkan. Dalam lelang jabatan ini juga dimungkinkan pegawai dari luar mengikutinya sehingga semakin turun minatnya untuk mengikuti proses tersebut.

Pada kesempatan tersebut Masruhan juga menyoroti belum adanya langkah gubernur untuk melakukan rotasi pejabat eselon dua dan tiga. Padahal berdasarkan pantauan yang dilakukannya saat ini ada beberapa pejabat yang sudah menduduki jabatannya selama lebih dari lima tahun.

“Sangat tidak baik seorang pejabat menempati posnya terlalu lama. Mereka cenderung menjadi tuan yang terbiasa dilayani dan melupakan tugasnya sebagai abdi negara yang harus melayani masyarakat,” ungkapnya.

Politisi yang juga menjabat sebagai Ketua DPW PPP Jawa Tengah ini menambahkan, Komisi A sebenarnya menunggu action gubernur untuk melakukan penyegaran birokrasi dengan melakukan penataan pejabat eselon dua dan tiga sesuai dengan Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan beberapa bulan yang lalu.

“Gubernur sudah menerbitkan SE Tentang penataan birokrasi bagi pejabat yang sudah menempati jabatannya selama lima dan tiga tahun. Namun sampai sekarang belum ada realitanya,” pungkasnya. (Nur/BJ)