Home Nasional DPD RI Kunjungi Pasar Johar, Bank Mandiri Salurkan Bantuan Rp. 400 Juta

DPD RI Kunjungi Pasar Johar, Bank Mandiri Salurkan Bantuan Rp. 400 Juta

IMG_0983_20150714_131714

Semarang, 15/7 (BeritaJateng.net) – Pasar tradisional harus benar-benar di rawat oleh pemerintah, karena roda perekonomian berputar dari kantung-kantung pasar tradisional yang di dalamnya terdiri dari banyak pengusaha, kondisi ini berbeda dengan super market yang hanya di kuasai segelintir orang saja.

Hal ini diutarakan Ketua DPD RI, Imran Gusman melakukan kunjungannya di Kota Semarang memantau perkembangan pasar tradisional Johar pasca kebakaran Mei lalu.

Dia memberi perhatian besar pada Pasar Johar yang tertimpa kebakaran pada Mei lalu. Dia berharap keadaan pasar akan jauh lebih baik ketika nanti sudah dibangun kembali oleh pemerintah.

Dia menginginkan nantinya jika pasar Johar sudah terbangun, sistemnya akan semakin modern. “Modern dalam hal ini lebih bersih, timbangannya benar dan nyaman,” tambahnya. Pemerintah saat ini juga sedang berusaha menghidupkan Gerakan Ayo Kembali Berbelanja di Pasar Tradisional.

Dalam kunjungan tersebut juga di serahkan bantuan permodalan dari Bank Mandiri kepada pedagang Pasar Johar senilai Rp. 400 juta.

Didampingi Sekda Kota Semarang, Adi Tri Hananto, bantuan diserahkan langsung oleh Direktur Utama Bank Mandiri, Budi Gunadi Sadikin di Balai Kota Semarang pada Selasa (14/7) pagi tadi.

Budi menyebutkan, hampir dari separuh pedagang di Pasar Johar adalah nasabah Bank Mandiri. “Kami juga sudah memberikan bantuan berupa pengubahan cicilan yang nilainya mencapai Rp 12 miliar agar pedagang bisa tetap berjualan,” kata dia.

Ratusan pedagang yang diundang ke Balai Kota Semarang juga akan menerima paket seharga Rp 100.000. Selain itu, akan ada 700 pedagang yang bakal menerima uang bantuan permodalan masing-masing Rp 500.000. Namun untuk penunjukannya, Budi mengatakan bahwa itu merupakan tugas Bank Mandiri di daerah.

“Tetapi bantuan tadi tidak kami sampaikan dalam bentuk tunai. Kami akan menyampaikannya dalam bentuk e-cash. Seperti yang kita ketahui, transaksi zaman sekaranga akan lebih aman menggunakan e-cash,” pungkasnya. (Bj05)