Home Headline DP3A Gelar Peringatan Hari Ibu, Tia Hendi Dorong Perempuan Implementasikan Germas

DP3A Gelar Peringatan Hari Ibu, Tia Hendi Dorong Perempuan Implementasikan Germas

DP3A Gelar Peringatan Hari Ibu dengan tema Gerak dan Langkah Perempuan Sehat Tanpa Osteoporosis untuk Semarang Hebat.

Semarang, 8/12 (BeritaJateng.net) – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang menggelar peringatan Hari Ibu dengan tema Gerak dan Langkah Perempuan Sehat Tanpa Osteoporosis untuk Semarang Hebat, Selasa (7/12) di Hotel Plaza Semarang.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang Krisseptiana Hendrar Prihadi.

Berbagai organisasi perempuan di kota Semarang hadir, mulai dari PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Anggota DPRD Kota Semarang perempuan, Dharma Wanita dan sebagainya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang Krisseptiana Hendrar Prihadi ini mengajak para perempuan di kota Semarang untuk terus menerapkan gaya hidup sehat dan memperhatikan kesehatan diri sendiri.

Upaya ini dilakukan untuk menjaga kesehatan bagi para ibu baik itu fisik maupun mental atau psikis. Tia sapaan akrabnya, mengajak ibu-ibu menjaga kesehatan dengan menerapkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) ini bisa dilakukan dengan rutin berolah raga, manajemen stres dan memperhatikan gizi.

Menurut Tia, sebagian besar ibu biasanya lebih mengutamakan kesehatan suami dan anak. Seringkali kesehatan sendiri terabaikan.

Padahal jika seorang ibu sakit, maka akan banyak hal di rumah yang akan ikut kacau, aura rumah jadi berbeda dan pekerjaan suamipun banyak terganggu. Sehingga menjaga kesehatan diri sendiri juga dirasa sangat penting.

“Ayo para ibu, kita perhatikan kesehatan kita juga. Apabila dirasa ada yang sakit segera konsultasi dengan dokter dan berobat, yang tahu kesehatan kita adalah diri sendiri. Kalau perlu kita lakukan pengecekan berkala, baik itu organ tubuh, organ reproduksi jangan sampai setelah sakit parah baru diperiksakan,” ujar Tia saat menjadi narasumber dalam acara tersebut.

Tia mengajak para ibu untuk melaksanakan Germas dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Itu penting, pandemi ini agak kurang kegiatannya untuk senam bersama dan lain-lain. Ini perlu diingatkan lagi,” kata Tia.

Ia mendorong para ibu agar mau belajar dan meningkatkan ilmu terkait kesehatan dasar keluarga, hal ini dilakukan agar seorang ibu bisa memahami persoalan kesehatab yang dialami anggota keluarganya.

Sementara itu, Kepala DP3A Kota Semarang, M. Khadik mengatakan, tema kegiatan kali ini yang berkaitan dengan sehat tanpa osteoporosis lantaran cukup banyak perempuan di kota Semarang yang mengalami osteoporosis.

Data Dinas Kesehatan Kota Semarang, sebanyak 74 persen kasus osteoporosis terjadi pada kaum perempuan sebanyak 1.154 orang. Sedangkan kaum laki-laki hanya 26 persen atau 405 orang saja yang terkena osteoporosis.

“Data Dinkes osteoporosis dialami banyak kaum perempuan. Maka kami memberi wawasan dan mengedukasi kaum perempuan di momentum Hari Ibu kali ini,” tutur Khadik.

Khadik berharap kaum perempuan kedepannya tidak banyak yang menderita osteoporosis, hal ini dalam rangka mendukung kota Semarang sebagai Kota Sehat. (Ak/El)