Home News Update Ditutup, Pengusaha Ngotot Buka Karaoke Kembali

Ditutup, Pengusaha Ngotot Buka Karaoke Kembali

karaoke tetap buka meski Pemkab Jepara melarang
karaoke tetap buka meski Pemkab Jepara melarang
karaoke tetap buka meski Pemkab Jepara melarang

Jepara, 2/5 (BeritaJateng.net) – Pelaku usaha karaoke di Kawasan Wisata Pungkruk Desa Morerejo Kecamatan Mlonggo akan kembali membuka usaha karaoke mereka. Tindakan itu dilakukan untuk menantang keseriusan Pemkab Jepara soal kebijakan penutupan tempat usaha karaoke sejak 10 April lalu.

Wakil Ketua Paguyuban Pengusaha Pungkruk (Papepung), Mulud menerangkan, sejak kebijakan penutupan bergulir mulai awal tahun lalu, usaha karaoke menjadi sepi. Puncaknya sepekan sebelum eksekusi penutupan karaoke pada 10 April lalu, nyaris sudah tidak ada pengunjung. Pengusaha banyak yang sudah tutup. Pemandu karaoke (PK) sudah banyak yang kembali ke daerah masing-masing.

“Sebagian juga sudah menjadi PK di tempat karaoke lain di luar Jepara. Mereka tentu tak bisa tinggal diam karena merupakan kepala keluarga. Kami juga sama. Sedang soal Pungkruk sampai saat ini belum ada kejelasan,” terangnya.

Pihaknya menilai Pemkab tidak memiliki keseriusan soal kebijakan penutupan tempat karaoke dan penataan kawasan Pungkruk. Pasalnya, sampai saat ini, skema penataan kawasan Pungkruk belum jelas. Terlebih soal status tempat karaoke nanti “dipoles” seperti apa, serta pengusaha dan pekerja yang ada ditempatkan dalam posisi apa dalam kebijakan tersebut.

“Pemkab memang serius menutup. Tapi bagi kami kebijakan yang serius harus juga menyertakan solusi. Sedangkan sampai saat ini belum ada solusi. Kami merasa dibiarkan. Jika memungkinkan, pada Sabtu malam, kami akan serentak membuka usaha karaoke kami. Kami menantang keseriusan Pemkab,” paparnya.

Tidak Konsisten Pembiaran tersebut, lanjutnya, dibuktikan dengan sama sekali tidak ada niatan membuat peraturan tentang usaha karaoke. Selain itu, sampai saat ini belum ada realisasi apapun berkenaan dengan beberapa solusi yang pernah dijanjikan.

“Parahnya, baru-baru ini Wabup Jepara sesumbar akan melengkapi fasilitas kawasan Wisata Pungkruk dengan membangun kompleks ruko. Hal itu membuat kami ngelus dada. Keberadaan kami tidak dipertimbangkan,” keluhnya. (Bj18)