Home Ekbis Ditengah Pandemi, Petani Jeruk di Blora Justru Raih Keuntungan

Ditengah Pandemi, Petani Jeruk di Blora Justru Raih Keuntungan

BLORA, 5/5 (BeritaJateng.net) – Ditengah pandemi cobid -19, banyak para petani merasa rugi karena hasil panennya murah, pupuknya sulit dan sebagainya. Namun berbeda dengan petani yang satu ini.

Ya namanya Sulastri (44), warga desa Tempelemahbang, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora. Siapa sangka ibu cantik ini seorang petani jeruk yang bisa dibilang beruntung.

Dilahannya seluas 0,5 hektar ini, ia tanami 400 tanaman jeruk, jenis jeruknya adalah siam madu. Ia memilih jeruk karena perawatannya mudah dan jangkanya panjang.

Terbukti setelah tiga tahun ini, ia tiap bulannya bisa memanen dalam satu petak dapat 1 kwintal jeruk, dengan harga antara Rp. 13.000 – Rp. 15.000 per kilo.

“Kalau metik sendiri saya hargai satu kilonya Rp. 15. 000, tapi kalau saya yang metik itu Rp. 13.000,” ungkap Sulastri (Selasa, 4/5).

Dikatakan Sulastri, bahwa ia tidak perlu menjual jeruknya ke pasar atau mencari tengkulak, namun ia hanya memenuhi pesanan tetangga ataupun temannya.

“Jadi saya tidak perlu ke pasar, cukup melayani tetangga dan teman-teman saja, sudah lumayan,” tuturnya.

Ia mengaku dalam merawat jeruknya ini cukup dengan pupuk kandang saja. Tidak perlu pupuk kimia karena selain mahal juga sulit di dapatkan.

Ia ingin kedepan tanaman jeruknya ini bisa menjadi wisata edukasi. Selain bisa memetik sendiri, juga bisa jualan bibitnya. (Her/El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × 4 =