Home Lintas Jateng Dishub Optimalkan Terminal Mangkang Untuk Mudik Penumpang Lebaran

Dishub Optimalkan Terminal Mangkang Untuk Mudik Penumpang Lebaran

Terminal Mangkang Semarang

Semarang, 13/6 (BeritaJateng.net) – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dshubkominfo) Kota Semarang siap memfokuskan terminal angkutan mudik dan arus balik di satu tempat di Terminal Mangkang, karena lokasi Terminal Terboyo dan Jalan Kaligawe sering dilanda rob dengan ketinggian hingga mencapai 50 centimeter.

Kepala Dishubkominfo Kota Semarang Agus Harmunanto menyatakan siap memfokuskan terminal di Mangkang untuk memberikan pelayanan kepada penumpang arus mudik Lebaran 2016.

“Persiapan untuk memanfaatkan Terminal Mangkang, kami nilai sifatnya sementara, sebab Terminal Terboyo saat ini sering diluberi limpasan air laut, sehingga bus tidak bisa masuk ke dalam terminal,” kata Agus Harmunanto.

Dikatakan Agus Harmunanto, dari data BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) Jawa Tengah,  puncak rob terjadi pada bulan Juni. Selama bulan Juni luberan air laut sering menggenang di dalam terminal.

“Rob reda diperkirakan terjadi tanggal 9, 10 Juli 2016. Tetapi tanggal 8 diperkirakan rob juga sudah reda. Kalau rob sudah reda pada tanggal 8 Juli, misalnya, maka kami tetap memanfaatkan Terminal Terboyo  untuk terminal sambut  penumpang mudik Lebaran 2016,” tambah Agus.

Sedangkan untuk pemanfaatan fokus Terminal Mangkang, sambut penumpang arus mudik, kata Agus Harmunanto, pihaknya segera  melakukan koordinasi dengan Organda (organisasi angkutan darat) Kota Semarang yang sekaligus untuk sosialisasi.

Terkait masalah pedagang warungan atau kios, apakah ikut pindah atau tidak, Agus Harmunanto menyatakan bahwa, Dishubkominto lebih cenderung memprioritaskan masalah transportasinya saja.

Terpisah, anggota Komisi C DPRD Kota Semarang Suharsono mendukung kebijakan Dishub Kota Semarang yang mengoptimalkan Terminal Mangkang sebagai terminal Tipe A untuk menyambut penumpang  mudik lantaran kondisi Terminal Terboyo akhir-akhir ini tidak memungkinkan untuk aktivitas karena rob cukup tinggi.

Masalah kebijakan pemerintah mengoptimalkan Terminal Mangkang ini agar segera disosialisasikan kepada masyarakat dan alasan ini jelas karena rob yang mencapai ketinggian hingga sampai 50 centimeter di Jalan Kaligawe dan di dalam Terminal Terboyo  sering menimbulkan kemacetan.

“Hal ini jelas, sangat mengganggu lalu lintas dan membuat tidak aman dan tidak nyaman penumpang arus mudik yang naik bus sehingga untuk sementara, pemerintah mengambil kebijakan mengoptimalkan penumpang mudik Lebaran agar bisa lebih aman dan nyaman,” kata Suharsono.

Menurut Suharsono, pemerintah juga harus segera melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti dengan kepolisian, agen-agen bus, organda (organisasi angkutan darat) serta pihak-pihak terkait lainnya di bidang transportasi. (BJ05)