Home News Update Disdik : Sekolah Swasta dan Negeri Sama Berkualitas

Disdik : Sekolah Swasta dan Negeri Sama Berkualitas

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

Semarang, 17/2 (BeritaJateng.net) – Menanggapi fenomena banyaknya siswa sekolah swasta yang bermigrasi ke sekolah negeri favorit di kota Semarang, Dinas Pendidikan Kota Semarang menegaskan kualitas pendidikan di sekolah negeri dan swasta sama-sama berimbang sehingga tidak perlu ragu memilih tempat untuk menuntut ilmu.

“Mau sekolah di negeri juga tidak masalah, sekolah di swasta juga tidak masalah. Saya sendiri juga lulusan sekolah swasta,” kata Kepala Disdik Kota Semarang Bunyamin di Semarang.

Bunyamin mengakui masih ada sejumlah kalangan masyarakat yang mencitrakan sekolah negeri lebih baik sehingga sangat menginginkan anak untuk belajar di sekolah milik pemerintah ketimbang yayasan.

“Memang ada beberapa orang tua yang masih berpikiran seperti itu. Namun, tidak semuanya begitu. Banyak yang sudah menganggap sama saja, mau sekolah di negeri atau swasta tidak masalah,” tukasnya.

Kalau orang tuanya lulusan sekolah swasta, kata dia, tentu tidak akan kebingungan anaknya tidak diterima di sekolah negeri karena memahami bahwa banyak sekolah swasta yang berkualitas dan berprestasi.

“Anak saya sekolahnya di swasta, tidak masalah juga. Karena, saya sendiri sekolahnya dulu juga di swasta. Jadi, saya paham, tidak memaksakan anak harus sekolah di negeri atau bagaimana,” katanya.

Yang membedakan sekolah bukan pada statusnya negeri atau swasta, kata dia, tetapi pada prestasi yang diraih sekolah itu yang menjadi nilai tawar bagi calon peserta didik dalam memilih sekolah.

Ia mengatakan banyak sekolah swasta di Kota Semarang yang prestasinya setara dengan sekolah-sekolah negeri favorit sehingga tingkat persaingan masuk di sekolah tersebut sangat tinggi.

“Makanya, kami terus mendorong seluruh sekolah untuk berprestasi, baik negeri maupun swasta. Harapannya, seluruh sekolah sama-sama kompetitif dan memiliki prestasi yang saling berimbang,” katanya.

Kalau seluruh sekolah sudah sama-sama berimbang dalam raihan prestasi dan kualitasnya, kata dia, ‘image’ masyarakat yang menganggap sekolah negeri lebih baik ketimbang swasta hilang dengan sendirinya.

Sebagaimana diwartakan, Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Jawa Tengah menduga adanya ketidakberesan atas arus migrasi yang cukup besar siswa dari sekolah swasta ke negeri di Semarang. 

Kecurigaan itu didasari beberapa alasan, salah satunya perpindahan yang terjadi sebelum siswa genap setahun bersekolah di swasta sehingga Ombudsman pun mengumpulkan data mutasi dari sejumlah sekolah. (BJ05)