Home Headline Disbudpar Perkenalkan Empat Tema Kostum Semarang Night Carnival 2018

Disbudpar Perkenalkan Empat Tema Kostum Semarang Night Carnival 2018

Empat Prototype Kostum Semarang Night Carnival 2018
      Semarang, 13/2 (BeritaJateng.net) – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang memperkenalkan empat prototype kostum yang akan dikenakan peserta dalam Semarang Night Carnival (2018).
       Keempatnya mengambil tema besar yakni kupu-kupu, laut Semarang, artdeco Lawangsewu dan asam arang. Menurut Kadisbudpar Kota Semarang Masdiana Safitri, semua tema dirangkum menjadi tema utama yakni Kemilau Semarang.
       “Ini merupakan purwarupa, jadi para peserta nantinya diharapkan mengambil ide dasar pembuatan kostum seperti itu,” terangnya.
        Dijelaskan, SNC 2018 akan digelar pada Sabtu, 5 Mei mendatang. Saat ini, pihaknya masih mengumpulkan para pendaftar yang diharapkan jauh lebih banyak dari tahun lalu yang mencapai 540 peserta.
Ia optimis, SNC tahun ini jauh lebih baik dari penyelenggaraan 7 tahun lalu. Terlebih pihaknya terus melakukan penyempurnaan baik dari sisi kepersertaan, rute hingga koreografi.
        “Hingga saat ini sudah ada 200 lebih pendaftar yang kita buka lewat online dan langsung ke kantor. Kebanyakan memang dari komunitas, sementara untuk siswa sekolah dan mahasiswa, belum banyak. Pendaftaran kami tutup pada akhir Februari ini,” tukasnya.
         Masdiana menambahkan jika seluruh peserta SNC akan dibekali workshop selama kurang lebih dua bulan hingga waktu penyelenggaraan.Workshop akan digelar tiap pekan dengan mengambil tema berbeda-beda seperti tentang pembuatan kostum, pemilihan bahan, latihan koreografi dan lain-lain.
         Mentor pembuatan kostum Ainul Rochman Rosyid dari Aik Production menambahkan bahwa kostum yang akan dibuat peserta SNC 2018 dipastikannya akan lebih terjangkau. Pasalnya, pihaknya sudah mempertimbangkan pemilihan bahan yang lebih mudah didapat sehingga tidak perlu mencari ke kota lain.
         “Mungkin dengan model kostum ini, bisa menghemat 20 persen biaya sehingga tidak terlalu memberatkan para orang tua,” tuturnya.
        Seperti dicontohkannya, untuk pembuatan kostum laut Semarang, semuanya harus berwarna biru. Kainnya sangat mudah didapatkan di toko biasa, dengan harga yang sangat terjangku hanya Rp6500 per meter. Sedangkan untuk kupu-kupu, tidak harus berwarna merah namun bisa berwarna-warni. Hal itu senada dengan semangat Kampung Pelangi yang memiliki warna dengan corak mencolok, namun tetap indah. (El)