Home Headline Disbudpar dan PKK Donasi Beri Makan Hewan di Semarang Zoo

Disbudpar dan PKK Donasi Beri Makan Hewan di Semarang Zoo

Disbudpar dan PKK Donasi Beri Makan Hewan di Semarang Zoo

Semarang, 5/8 (BeritaJateng.net) – Hampir satu bulan Taman Marga Satwa Semarang atau yang dikenal dengan sebutan Semarang Zoo ditutup, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) bersama PKK Kota Semarang memberikan donasi pakan satwa dan binatang didalamnya, Rabu (4/8/2021).

Donasi tersebut berupa pakan hewan antara lain 200 kilogram daging ayam, 1 ton ketela, 3.000 ikat rumput, 60 sisir pisang, 100 kilogram pepaya, dan 100 kilogram jagung pipil.

Ketua TP PKK Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi menyampaikan, bantuan tersebut merupakan kepedulian PKK dan Disbudpar terhadap hewan-hewan yang ada di Semarang Zoo.

“Hampir satu bulan tutup. Ini bentuk kepedulian PKK memberi bantuan,” papar Tia, sapaannya.

Tia bersama jajaran Disbudpar juga turun langsung memberi makan sejumlah hewan yang ada di Semarang Zoo.

Dia berharap, Semarang Zoo bisa menanfaatkan momentum ditutupnya pariwisata untuk hal-hal yang lebih baik.

Semisal, memperbaiki sejumlah sarana dan prasarana serta tetap menjaga kebersihan kandang dan lingkungan.

“Saat ini memang tidak ada pengunjung. Ini bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki kebersihannya. Saya lihat juga beberapa titik sedang dilakukan pembangunan,” katanya.

Kepala Disbudpar Kota Semarang, Indriyasari menambahkan, donasi yang diberikan kepada Semarang Zoo bukan berasal dari APBD, melainkan iuran dari para pegawai Disbudpar.

Disbudpar tergerak hatinya untuk membantu masyarakat, para pekerja seni dan wisata, serta hewan-hewan di Semarang Zoo.

“Kami memberi bantuan tidak hanya kepada masyarakat, tapi kepada hewan-hewan yang ada di Semarang Zoo agar tetap terjaga fisiknya. Seandainya nanti PPKM dibuka, pariwisata siap menyambutnya,” papar Iin, sapaannya.

Masa PPKM ini, dikatakan, memang menjadi momentum untuk membenahi Semarang Zoo agar lebih baik. Sarana dan prasarana diperbaiki. Di sisi lain, kesehatan hewan tetap diperhatikan. Dokter tetap disiagakan untuk merawat seluruh hewan yang ada. (Ak/El)

Advertisements