Home Lintas Jateng Dipindah Sepihak, PKL Ngadu ke Dewan

Dipindah Sepihak, PKL Ngadu ke Dewan

Honda Hendarto, Ketua Komisi III DPRD Solo.

SOLO, 1/6 (BeritaJateng.net) – Puluhan pedagang mengeluh sejak dipindahkan justru pendapatan mereka menurun drastis. Lokasi jualan mereka tidak strategis sehingga berimbas pada sepinya pengunjung yang datang.

Yuli, salah satu pedagang mengaku sebelumnya dirinya dan beberapa pedagang lain berjualan di sisi selatan stadion Manahan. Namun kini dirinya menempati sisi utara.

“Warga jarang yang lewat sebelah sini. Akibatnya pendapatan pedagang di lokasi ini turun drastis hingga 50 persen,” ucap Yuli, Rabu (1/5/2016).

Sebagai pedagang dirinya mengikuti ketentuan yang diberlakukan. Jika mau ditata tidak masalah asalkan pedagang masih bisa berjualan di lokasi tersebut. Namun terkait masalah relokasi yang akan dilakukan pemkot Solo, mereka keberatan.

“Padahal pedagang rutin membayar biaya restribusi. Saat kemarin berdialog dengan Dinas Pengelaan Pasar, kepurusan pemindahan pedagang menunggu keputusan Walikota Solo. Namun kenyataanya pedagang dipindahkan secara sepihak,” keluh Yuli.

Sementara itu ketua Komisi III DPRD Solo, Honda Hendarto berjanji akan memperjuangkan nasib PKL Sunday Market. Disamping itu komisi III juga sedang membidik UPTD pengelola Stadion Manahan.

Pasalnya, setoran dari pihak UPTD ke Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kota Solo tiap pelaksanaan Sunday Market sangat minim. Padahal jumlah PKL Sunday Market ada ribuan.

“Tinggal kalikan saja dengan jumlah pedagang. Jika tiap pedagang ditarik Rp. 10 ribu-Rp 25 ribu tergantung ukuran lapak jualannya,” ucap Honda.

Jumlah yang disetorkan ke Pemkot sangat kecil, padahal pedagang semua ditarik restribusi saat menggelar dagangannya di Sunday Market. (Bj24)