Home Headline Dinkes Terus Lakukan Pendataan Vaksinasi Anak Dibawah 12 Tahun 

Dinkes Terus Lakukan Pendataan Vaksinasi Anak Dibawah 12 Tahun 

Vaksinasi Pelajar di Kota Semarang.

Semarang, 7/11 (BeritaJateng.net) – Badan Pengelola Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan ijin darurat bagi anak-anak dibawah 12 tahun untuk bisa divaksin Sinovac.

Kini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang akan melakukan pendataan jumlah sasaran anak 5-11 tahun untuk mendapatkan vaksinasi.

Kepala Dinkes Kota Semarang M. Abdul Hakam menjelaskan jika pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) terkait jumlah sasaran anak yang akan di vaksin.

“Nanti kira-kira jumlahnya berapa, kita petakan dan pelaksanaannya akan dilakukan di sekolah,” ucapnya, Minggu (7/11).

Hakam menambahkan, pihaknya hingga sekarang masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dan aturan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Selain itu, pihaknya juga masih menunggu logistik vaksin dari pusat. Pasalnya stock vaksin Sinovac yang ada saat ini sudah dialokasikan untuk suntikan dosis kedua

“November – Desember ini stock yang banyak adalah Astrazeneca, Phfizer, Sinopharm. Jadi kita harus tunggu logistik dulu jika memang juknisnya keluar,” imbuhnya

Jika juknis keluar dalam waktu dekat, lanjut Hakam kemungkinan vaksinasi kepada anak 5-11 tahun ini baru bisa dilakukan pada Desember akhir atau awal Januari 2020. Pasalnya pada bulan ini anak-anak usia tersebut baru saja mendapatkan suntikan vaksin Measles Rubella dan vaksin Dt atau tetanus.

“Harus ada jeda satu sampai dua bulan. Misalnya keluar juknisnya Desember atau awal tahun baru bisa dilakukan,” ucapnya. (Ak/El)