Home Lintas Jateng Dinas Perdagangan Tak Tolerir Sanksi Bagi Oknum Jual Beli Lapak

Dinas Perdagangan Tak Tolerir Sanksi Bagi Oknum Jual Beli Lapak

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto menempelkan stiker tanda beberapa kios di pasar Bulu disegel karena terbengkalai dan dibiarkan pemiliknya.
Semarang, 28/2 (BeritaJateng.net) – Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang menegaskan pihaknya tidak akan segan-segan meminta kembali kios pedagang jika ketahuan memperjualbelikan kios atau lapaknya.
 
“Kalau sampai ketahuan jual beli (kios,Red), pembeli maupun penjual tidak akan saya kasih kios. Akan saya tarik kembali jadi aset Pemkot dan diserahkan ke pedagang yang membutuhkan,” ujar Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto menanggapi adanya dugaan jual beli kios di pasar Pedurungan Semarang. 
Menurut Fajar, baik jual beli kios maupun sewa menyewa kios di pasar tradisional Semarang tidak diperkenankan. Hal ini sama saja berinvestasi di aset milik pemerintah.
“Seharusnya kios yang sudah dimiliki pedagang dimanfaatkan dengan baik dengan cara dibuka dibuat jualan. Kalau seperti ini maka akan terkesan sepi, padahal ini pedagang sendiri yang membuat sepi. Kalau mereka mau menempati pembeli pasti ramai. Dengan kondisi ini mereka justru malah berinvestasi (menyewakan kios,Red), padahal ini milik pemerintah, tapi malah beberapa oknum ini malah bermain berinvestasi,” terang Fajar.
Fajar menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir oknum yang menjualbelikan atau menyewakan lapaknya. “Kios ini jangan dijadikan jaminan, ini milik pemkot bukan milik pribadi,” katanya. (El)
Advertisements