Home Hukum dan Kriminal Dilatarbelakangi Dendam, Novianto Terkapar Ditusuk Tetangganya 

Dilatarbelakangi Dendam, Novianto Terkapar Ditusuk Tetangganya 

Korban penusukan oleh tetangganya sendiri tergeletak di rumah sakit

Kudus, 6/7 (Beritajateng.net) – Kasus penganiayaan berat menimpa Novianto (35) warga Desa Jepang Pakis RT 05/ RW 04, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Lelaki yang sehari-hari kerja serabutan ini, Minggu (5/7) petang menjadi korban penusukan oleh teman tetangganya.

Keterangan yang dihimpun Beritajateng.net menyebutkan, usai waktu berbuka puasa, tiba-tiba tetangganya berinisial P mendekati sepeda motor miliknya lalu menendangnya hingga terjatuh. Tidak puas hanya menendang, tetangganya menghampirinya lalu mengajaknya berkelahi.

Karena merasa dilecehkan, Novianto meladeni tantangan tersebut. Dalam perkelahian tangan kosong satu lawan satu tersebut, tetangganya yang dikenal temperamental ini kalah.

”Dalam kondisi dia (tetangganya,Red.) kalah, tiba-tiba dari tempat tersembunyi muncul temannya membawa senjata tajam mendekat lalu menusuk perut saya,” cerita Novianto sambil terbaring lemas di RS Mardi Rahayu, Senin (6/7).

Korban mengaku mengenal orang yang menusuknya tersebut adalah warga Desa Wergu, Kecamatan Kota Kudus. Hanya saja, korban enggan menyebut namanya karena perkara ini sudah ditangani kepolisian.

Ditambahkan, sebenarnya perbuatan pelaku menantang dirinya bukan baru pertama terjadi. Sepekan sebelumnya, saat korban mendatangi tempat usaha kakaknya yang dirusak oleh seseorang, pada saat itu pelaku juga mendatanginya.

Dalam kondisi mabuk, pelaku mengaku bahwa yang merusak kios kakaknya adalah dia. Jika korban tidak menerimakan pengrusakan itu, pelaku menantang korban berkelahi namun tantangan tersebut tidak diindahkan dengan pertimbangan P dalam kondisi mabuk.

”Karena waktu itu dia sedang dalam kondisi mabuk, tantangannya tidak saya ladeni. Lagipula, menurut saya berkelahi tidak ada manfaatnya, bukan persoalan berani atau tidak berani,” tambahnya.

Sementara itu menurut staf humas RS Mardi Rahayu, Reni, dikatakan pasien atas nama Novianto tiba di rumah sakit pukul 19.30 WIB dalam kondisi terluka hingga mengenai ususnya. Setelah dilakukan pertolongan pertama, pasien tersebut langsung dibawa ke ruang bedah dan dilakukan operasi hingga pukul 23.30 WIB.

”Luka yang terdapat pada pertunya mengenai ususnya hingga mengeluarkan banyak darah. Beruntung pasien tersebut bisa diselamatkan karena cepat dilarikan ke rumah sakit,” pungkas Reni sambil menyebut operasi Novianto ditangani dokter Hadi Winoto. (BJ12)