Home Hukum dan Kriminal Diduga Sakit, Tukang Parkir Ditemukan Tewas di Teras RM Laras Ambarawa

Diduga Sakit, Tukang Parkir Ditemukan Tewas di Teras RM Laras Ambarawa

wpid-korban-meninggal-dunia-ilustrasi-_120118122157-958.jpg
ilustrasi

Ambarawa, 22/05 (BeritaJateng.net) – Seorang pria yang diketahui
bernama Maryono (58) warga Krajan RT 06 RW 02 Desa Banyukuning
Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang, ditemukan tak bernyawa di
teras rumah makan ‘Laras’ di Jalan Jenderal Sudirman 133 Ambarawa
Kabupaten Semarang, Jumat (22/5) sekitar pukul 06.00 WIB.

Menurut Sukri alias Toklo (44) salah seorang saksi mata kepada Berita
Jateng.net, mengatakan sehari sebelum ditemukan tewas, korban mengeluh
sakit.

Selama ini korban juga diketahui tidak pernah pulang ke
rumahnya di Banyukuning dan tiap malam tidurnya di emperan toko di
sekitar Toko Menang yang berdekatan dengan ditemukannya jasad korban.

“Pak Maryono itu tiap hari ikut menjadi juru parkir di sekitar Toko
Menang Ambarawa dan tidak pernah pulang. Tidurnya di emperan toko
ataupun di tempat yang bisa untuk istirahat.

“Kamis (21/5) sore, istri dan anaknya menemui korban untuk mengajak pulang, namun korban tetap menolak pulang. Bahkan, sempat marah dan mengusir istri dan anaknya. Malamnya, saat saya ketemu korban, korban mengeluh badannya sakit dan hanya tiduran di emperan toko. Tahu-tahu, Jumat pagi ditemukan tewas,” terang Sukri, di lokasi kejadian, Jumat (22/5).

Ucapan senada juga dikemukakan oleh pemilik warung makan ‘Laras’, Liem
Joeng Jiang (47), yang mengatakan setiap harinya korban memang tidur
diteras warung makan miliknya.

“Kamis sore setelah ditemui istri dan anaknya, korban mengaku jika
badannya tidak enak dan akan ‘nunut’ tidur di teras warung makannya.
Ternyata, Jumat paginya, korban sudah ditemukan tewas dengan tubuh
tengkurap,” kata Liem.

Mendapat laporan adanya orang meninggal diteras rumah makan ‘Laras’,
sejumlah petugas dari Polres Semarang langsung mendatangi lokasi untuk
melakukan olah TKP dan membawa jenasah korban ke RSUD Ambarawa.

Saat diperiksa di tubuh korban, petugas tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan.

Disekitar jasad korban, petugas menemukan, dua tas kresek berisi
pakaian korban, dompet berisi identitas korban dan uang tunai sebesar
Rp 342.000.(BJ29)