Home Headline Diduga Depresi Akibat Putus Cinta, Remaja Putri Tewas Gantung Diri

Diduga Depresi Akibat Putus Cinta, Remaja Putri Tewas Gantung Diri

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

Kendal, 1/5 (BeritaJateng.net) – Lagi-lagi, seorang remaja putri warga RT 03 RW 03 Desa Kaliyoso Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, ditemukan tewas mengenaskan dengan cara gantung diri di dalam kamar tidurnya sendiri, Jumat (1/5) dinihari.

Desta Natasya Anjarsari (16) yang diketahui masih berstatus sebagai pelajar di sebuah sekolah di Kendal, mengakhiri hidupnya dengan cara tak lazim itu, diduga akibat putus cinta.

Ibu korban, Siti Rubiati (40) yang kali pertama melihat anaknya mengakhiri hidupnya dengan cara tak wajar menjerit dan menangis histeris. Pasalnya, anak perempuan kesayangannya telah pergi untuk selama-lamanya dalam keadaan mengenaskan.

Informasi yang didapat, awal mula kejadian, sekitar pukul 03.00 wib pagi dinihari saksi yang juga selaku ibu korban terbangun mendengar suara televisi yang masih menyala. Lantas, ia bermaksud akan mematikan televisi tersebut.

Namun saat melewati kamar anaknya (korban-Red) dengan pintu terbuka, terlihat sudah dalam kondisi menggantung dengan menggunakan tali tambang pramuka warna putih.

“Awalnya saya terbangun sekitar pukul 03.00 pagi, sebab terdengar suara televisi masih menyala. Begitu akan mematikan televisi, saat melewati kamar anak sungguh kaget dan terkejut, didapati dia sudah menggantung diri,” ujarnya.

Seketika dengan teriakan dan jeritan minta tolong, beberapa waktu kemudian warga yang mendengar jeritan minta tolong langsung berdatangan menuju ke rumah korban. Warga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke petugas kepolisian setempat.

Lalu sekitar pukul 06.00 wib petugas kepolisian yang datang ke lokasi bersama tim inafis dan dokter setempat melakukan olah TKP. Kondisi tubuh korban tidak mengeluarkan kotoran, akan tetapi mengeluarkan cairan mani.

Begitu tim medis dokter setempat melakukan cek luar tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan maupun kekerasan lainnya.

Kapolres AKBP Widi Atmoko SIK ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan kejadian tersebut. Mendapat laporan dari warga, beberapa petugas polsek setempat bersama dengan tim Inafis langsung menuju ke tempat kejadian.

“Polisi dan tim medis sudah berada di tempat kejadian, tapi maksud dan motif meninggalnya korban masih diselidiki. Diduga korban mengalami depresi. Yang jelas, jika dibutuhkan dokter dari Polda Jateng nanti akan kita datangkan,” jelas Kapolres.

Atas kejadian yang menggemparkan warga setempat, kasus meninggalnya seorang remaja putri yang mengakhiri hidupnya dengan cara tidak wajar tersebut hingga kini masih dalam penanganan guna penyelidikan petugas Polres Kendal lebih lanjut. (BJ19)