Home Headline Ditahan, Harini Tersangka Kasus Dugaan Korupsi SPA Jatuh Sakit

Ditahan, Harini Tersangka Kasus Dugaan Korupsi SPA Jatuh Sakit

Harini Krisniati, terpaksa dilarikan Rumah Sakit Telogorejo Semarang saat akan dilakukan penahanan oleh Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang, Selasa (28/4).
Harini Krisniati, terpaksa dilarikan Rumah Sakit Telogorejo Semarang saat akan dilakukan penahanan oleh Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang, Selasa (28/4).

Semarang, 28/4 (BeritaJateng.net) – Tersangka dugaan korupsi program Semarang Pesona Asia (SPA) 2007, Harini Krisniati, terpaksa dilarikan Rumah Sakit Telogorejo Semarang sesaat sebelum dilakukan penahanan oleh Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang, Selasa (28/4).

Terlihat tim medis datang membawa keluar tersangka Harini dari ruangan Penyidik dalam keadaan terbaring lemas menggunakan kasur dorong menuju ke mobil ambulance.

Mobil ambulance yang hendak membawa tersangka Harini terlihat ditahan oleh dua mobil Kejari. Karena keluarga korban meminta untuk segera dilarikan Rumah Sakit, akhirnya ambulance berjalan, namun pintu gerbang juga tetap dikunci oleh petugas.

Kasipidsus Kejari Sutrisno mengatakan, pihaknya memang melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Harini. Namun dalam pemeriksaan tim penyidik memastikan pertimbangan sakit untuk didatangkan medis.

“Dia (Harini-Red) datang memenuhi panggilan sehat, tapi karena dalam pemeriksaan akan ditahan yang bersangkutan kondisi drop sehingga diputuskan untuk dirawat,” katanya.

Lebih lanjut, Sutrisno menyatakan mengetahui kondisi Harini butuh perawatan medis, akhirnya diputuskan untuk memanggil ambulance untuk dilakukan perawatan ke Rumah sakit.

“Kita memang memanggil tim medis untuk melakukan perawatan. Tapi sesuai prosedur tunggu surat pembantaran dulu,” ujarnya.

Penyidik menyampaikan dalam surat Sprin Han No 5/0.3.10/Fd.1/04/2015 tersangka Harini harus ditahan untuk kepentingan penyidikan, namun karena Harini jatuh sakit masih menunggu proses selanjutnya.

“Dia (Harini-Red.) harusnya ditahan di Lapas Bulu untuk 20 hari kedepan. Biasa kalau orang akan ditahan mesti kondisi drop,” jelasnya.

Dikatakan, karena tersangka sakit pihaknya sudah membuat surat pembantaran untuk dirawat dirumah sakit. Terkait surat pembantaran bukan termasuk surat penahanan 20 hari kedepan.

“Sementara masih dibawa dirumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan. Jaksa juga sudah ikut mendampingi, begitu sembuh kita langsung lakukan penahanan,” imbuhnya.

Pihaknya masih belum selesai melakukan penghitungan kerugian negara. Nantinya masih dalam audit BPKP. “Kerugian negara dalam kasus ini belum selesai penghitungan. Masih akan koordinasikan dengan BPKP,” tandasnya.

Sutrisno menceritakan kronologi sebelum Hari ini jatuh sakit. Sebelumnya, katanya, Harini juga diperiksa namun pemeriksaannya dihentikan sementara karena sakit, pada dua pekan lalu.

Dalam pemeriksaan Harini tampak datang untuk memenuhi pemanggilan pemeriksaan Penyidik Kejari, Selasa (28/4) pukul 10.00.  Dia langsung bertemu penyidik dan menjalani pemeriksaan.

Dalam pemeriksaan sempat dihentikan untuk istirahat makan siang sekitar jam 12.00 dan kembali ke Kejari sekitar jam 13.30. (BJ04)